LombokPost - Jajaran Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Lobar mendapatkan pengarahan kusus bersama seluruh pegawai dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dari Wakil Bupati Lobar Nurul Adha.
”Kehadiran kita di sini untuk memastikan seluruh program kesejahteraan sosial berjalan optimal serta tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan,” ujar Nurul Adha di hadapan ratusan ASN dan pendamping lapangan.
Dinsos P3A memegang peranan strategis dalam mengelola data kepesertaan jaminan kesehatan, penyaluran bantuan sosial, hingga pendampingan keluarga sejahtera.
Baca Juga: Carut-Marut Desil Bansos, Dinsos Lobar Buka Suara
Koordinasi yang solid dan integritas tinggi dari seluruh aparatur sipil negara maupun petugas lapangan menjadi syarat mutlak dalam menjalankan tugas pelayanan sehari-hari demi meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Nurul Adha mengingatkan bahwa orientasi kerja di sektor pelayanan publik harus dilandasi ketulusan niat.
”Kami menyadari kerja-kerja pelayanan sosial memerlukan ketulusan serta orientasi pengabdian yang tidak semata-mata mengejar pangkat atau posisi,” katanya.
Baca Juga: Gagap Sebut Nama Pejabat, Badut Jalanan di Mataram Kepergok Catut Nama Dinsos
Semangat melayani warga kurang mampu diharapkan terus dilandasi nilai ibadah agar menciptakan keberkahan serta keharmonisan di lingkungan kerja Dinsos P3A.
Kemudahan dalam pengurusan administrasi maupun penyaluran bantuan sosial harus dijadikan standar pelayanan utama tanpa proses yang berbelit-belit.
Wabup meminta seluruh petugas garis depan untuk selalu mengedepankan empati dan sikap ramah.
Baca Juga: Salurkan Dana Zakat BAZNAS, Dinsos Mataram Bagikan Kaki Palsu untuk Kemandirian Warga Disabilitas
”Prinsip utama yang wajib dipegang teguh oleh seluruh petugas garis depan adalah mempermudah setiap proses urusan warga tanpa ada hambatan berbelit,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Lobar Arief Suryawirawan menyatakan komitmen instansinya untuk terus membenahi mekanisme penyaluran bantuan sosial di wilayah Lombok Barat.
Evaluasi dan pemutakhiran data penerima manfaat terus dilakukan secara cermat agar akuntabilitas program tetap terjaga.
Baca Juga: Salurkan Dana Zakat BAZNAS, Dinsos Mataram Bagikan Kaki Palsu untuk Kemandirian Warga Disabilitas
Arief memastikan agar alokasi bantuan sosial pemerintah daerah tidak ada yang salah sasaran atau menyisakan warga miskin yang terlewatkan.Sumber : Lombok Post