Jelang MotoGP Mandalika 2026, Okupansi Hotel di Senggigi Lombok Barat Meningkat

Nurul Hidayati • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 12:11 WIB
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Lombok Barat, Agus Gunawan.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Lombok Barat, Agus Gunawan.

LombokPost – Menjelang perhelatan akbar MotoGP Mandalika 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026, geliat sektor pariwisata di Kabupaten Lombok Barat mulai menunjukkan perkembangan positif.

Salah satu indikatornya terlihat dari meningkatnya tingkat hunian hotel di kawasan wisata Senggigi.

Sebagai salah satu wilayah penyangga atau buffer zone bagi kawasan Mandalika, Lombok Barat turut merasakan dampak positif dari meningkatnya kunjungan wisatawan yang datang ke Nusa Tenggara Barat untuk menyaksikan ajang balap motor internasional tersebut.

Baca Juga: Jorge Martin Rebut Pole MotoGP Austria, Kalahkan Marc Marquez dan Pedro Acosta

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Lombok Barat, Agus Gunawan, menyampaikan sejumlah hotel di kawasan Senggigi telah mengalami peningkatan pemesanan kamar, bahkan beberapa di antaranya telah mencapai kondisi full booking.

“Beberapa hotel di Senggigi sudah full booking. Hotel yang sudah konfirmasi full booking antara lain Marumatta, Holiday Inn, dan Aruna,” ungkap Agus saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, peningkatan okupansi tersebut tidak terlepas dari tingginya kebutuhan akomodasi wisatawan selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

Baca Juga: Geliat Ekonomi Jelang MotoGP Mandalika 2026, Kamar Hotel Nyaris Penuh, Penerbangan Ditambah

Penuhnya akomodasi di sekitar Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, turut memberikan dampak positif bagi kawasan wisata Senggigi dan wilayah Lombok Barat secara umum.

Selain mengandalkan momentum MotoGP, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Disparekrafpora juga terus mendorong berbagai kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Ini sebagai upaya meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memperpanjang lama tinggal wisatawan.

Baca Juga: El Tiburon Jadi yang Tercepat di Practice MotoGP Austria, Ungguli Aldeguer dan Ogura

“Kita sudah mengadakan berbagai acara dari bulan Agustus sampai Desember. Sekarang ada Senggigi Sunset Show yang diadakan setiap malam Minggu dan selalu ramai dihadiri wisatawan mancanegara, wisatawan nusantara dan wisatawan lokal. Semoga dengan hiburan ini dapat menambah lama tinggal mereka,” jelas Agus.

Berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu menciptakan pengalaman wisata yang lebih beragam bagi pengunjung, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan aktivitas ekonomi di kawasan Senggigi.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melihat penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 sebagai momentum penting untuk memperkuat posisi Lombok Barat sebagai salah satu destinasi pendukung pariwisata di NTB.

Tingginya arus kunjungan wisatawan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap sektor perhotelan, restoran, UMKM, ekonomi kreatif, transportasi, serta berbagai usaha pariwisata lainnya.

Dengan berbagai agenda pariwisata yang telah disiapkan hingga akhir tahun, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus berupaya mengoptimalkan momentum tersebut untuk memperkuat kembali daya tarik kawasan Senggigi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Pulau Lombok.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri pariwisata, masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan, momentum MotoGP Mandalika diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kawasan sirkuit, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah penyangga, termasuk Kabupaten Lombok Barat. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post Online
MotoGP Lombok Barat Mandalika Hotel okupansi