Tak Lagi Kewalahan Tarik Perahu, Dosen Unram Modifikasi Perahu Nelayan Pakai Lunas Pipa PVC

Lestari Dewi • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 08:02 WIB
SOLUSI JITU: Kegiatan pemasangan lunas PVC pada bagian bawah peraahu oleh nelayan di Dusun Karang bangket, Desa Kuranji, Lombok Barat, Sabtu (19/9).
SOLUSI JITU: Kegiatan pemasangan lunas PVC pada bagian bawah peraahu oleh nelayan di Dusun Karang bangket, Desa Kuranji, Lombok Barat, Sabtu (19/9).

 

LombokPost - Proses menaikkan perahu dari laut ke daratan kerap menyedot energi ekstra bagi para nelayan di Pantai Uringin, Dusun Karang Bangket, Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat.

Meski armada laut yang digunakan sudah berbahan komposit sandwich yang relatif ringan dan tangguh, kontak langsung antara lambung perahu dan permukaan pasir pantai tetap memicu gesekan berat saat ditarik.

Melihat kendala riil tersebut, tim dosen Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Mataram (Unram) turun tangan membawa inovasi sederhana namun berdampak besar.

Baca Juga: Inovasi Kepala Sekolah Jadi Kunci Penguatan Pendidikan Karakter Siswa

Sepanjang Juni hingga September 2026, mereka menggelar program pengabdian masyarakat bertajuk “Peningkatan Kemudahan Penarikan Perahu Komposit Sandwich melalui Penambahan Lunas PVC pada Perahu Nelayan Desa Kuranji”.

Tim pengabdian memperkenalkan modifikasi lunas menggunakan pipa PVC putih yang dibelah, lalu direkatkan erat di sepanjang sumbu longitudinal bagian terbawah lambung perahu memanfaatkan resin polyester.

Inovasi ini dirancang khusus untuk menciptakan bidang luncur yang licin saat perahu diseret di atas pasir.

Ketua Tim Pengabdian Unram Agus Dwi Catur, S.T., M.T., menjelaskan, modifikasi ini secara teknis menerapkan prinsip tribologi, studi tentang gesekan dan keausan pada dua permukaan yang saling bersentuhan.

Baca Juga: Inovasi Sipasti Mapan Perkuat Pengendalian Inflasi Berbasis Data Aktual

Penggunaan lunas PVC terbukti mempermudah penarikan perahu berdasarkan hasil pengamatan langsung di lapangan. 

“Selain meminimalkan gaya gesek, lunas ini berperan sebagai pelindung utama agar lambung perahu tidak cepat aus akibat tergerus pasir,” ujar Agus pada Lombok Post, Sabtu (19/9).

Kemudahan tersebut dirasakan langsung oleh para nelayan yang terlibat. Senirah, salah satu nelayan Dusun Karang Bangket, mengaku kini tidak lagi kewalahan usai melaut.

Sebelumnya jika selesai melaut, ditambah tenaganya sudah habis, namun masih harus kerja keras narik perahu di pasir karena berat dan kesat. 

“Setelah dipasang lunas PVC ini, perahu rasanya jauh lebih ringan pas ditarik ke darat. Sangat membantu kami,” ungkap Senirah senang.

Senada, Zaenudin, nelayan setempat yang turut serta dalam proses pembuatan dan pemasangan lunas, menurutnya, inovasi ini tidak hanya menghemat tenaga tetapi juga merawat keawetan perahu. Tidak hanya pemasangannya, tetapi bahan PVC ini mudah didapat. Lambung perahu jadi terlindungi dari gesekan pasir langsung, sehingga tidak cepat tipis atau rusak. 

Baca Juga: Jelang MotoGP Mandalika 2026, Penerbangan Tambahan Tunjukkan Tren Positif

“Kami juga diajari cara merawatnya sendiri, jadi kalau nanti perlu diperbaiki kami sudah tahu caranya,” tutur Zaenudin.

Aksi sosial ini dikemas secara partisipatif dengan melibatkan empat nelayan setempat—Senirah, Zaenudin, Muniri, dan Jumaat—sejak tahap sosialisasi, pemotongan bahan, pemasangan, hingga metode perawatan.

Pelatihan praktis diberikan agar masyarakat pesisir memiliki keterampilan mandiri dalam merawat maupun mengaplikasikan teknologi serupa pada perahu lain.

Program ini menjadi wujud nyata hilirisasi riset kampus. Inovasi perahu komposit sandwich yang sebelumnya dikembangkan di laboratorium Teknik Mesin Unram kini benar-benar hadir menjawab kebutuhan praktis nelayan.

Baca Juga: ITDC Kejar Homologasi Sirkuit Mandalika untuk MotoGP 2026

Tim pengabdian berharap teknologi ramah kantong berbahan PVC ini dapat terus dimanfaatkan serta direplikasi secara berkelanjutan oleh kelompok nelayan di wilayah pesisir Lombok lainnya. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
teknik mesin Perahu Nelayan Universitas Mataram dosen Inovasi