LombokPost - Pemkab Lobar membidik skema perlindungan sosial baru untuk menekan angka kemiskinan ekstrem.
Langkah ini dilakukan lewat studi tiru bersama Pemprov NTB ke Kota Makassar.
”Kami bersyukur diajak belajar ke Kota Makassar,” kata Wabup Lobar Nurul Adha.
Baca Juga: Berguru ke Makassar, NTB Perkuat Benteng Perlindungan Pekerja Rentan
Target pelindungan ini menyasar warga miskin desil satu hingga lima melalui program prioritas bertajuk Makassar Berjasa.
Lewat skema tersebut, para buruh harian hingga pekerja informal mendapatkan kepastian jaminan perlindungan kerja secara berkelanjutan.
Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri menilai, keberhasilan Makassar mengalokasikan anggaran daerah menjadi acuan penting bagi wilayahnya.
Baca Juga: Program MEDANA PATEN Hadiah HUT Desa, Wujud Kepedulian Pemdes Medana Lindungi Pekerja Rentan
”Pemda berkomitmen mereplikasi skema perlindungan pekerja rentan lokal,” tuturnya.
Skema yang disiapkan Pemkot Makassar tidak hanya mencakup jaminan kecelakaan kerja dan kematian.
Puluhan ribu pekerja rentan bahkan memperoleh akses jaminan hari tua yang ditopang anggaran daerah secara konsisten.
Baca Juga: Pemkot Bima Biayai BPJS Ketenagakerjaan 9.283 Pekerja Rentan
”Skema penganggaran APBD Makassar menjadi pembelajaran sangat berharga kami,” tegasnya.
Kunjungan lintas daerah ini diinisiasi manajemen BPJS Ketenagakerjaan bersama Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan NTB Nasrullah Umar.
Sinergi antardaerah ini diharapkan bisa mempercepat penurunan angka kemiskinan di Loba maupun NTB secara umum.
Wagub optimistis model penganggaran ini cocok untuk diterapkan di wilayahnya tanpa membebani fiskal daerah secara berlebihan. ”Strategi ini memperkuat penanganan kemiskinan ekstrem secara efektif berkelanjutan,” ucapnya.
Ke depan, penerapan program jaminan sosial akan menyesuaikan porsi kemampuan keuangan daerah. Sektor pekerja informal yang selama ini rentan terhadap gejolak ekonomi menjadi sasaran utama perbaikan layanan dasar. ”Kami optimistis mampu menghadirkan perlindungan sosial inklusif bagi warga di daerah kita,” pungkas wagub. (nur/r8)
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post