Keputusan Akhir Calon Sekda Lobar Libatkan Istikharah

Nurul Hidayati • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 11:06 WIB
Pj Sekda Lobar Saepul Akhkam
Pj Sekda Lobar Saepul Akhkam

LombokPost - Penentuan posisi Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat kini telah mengerucut pada tiga nama calon pimpinan tertinggi birokrasi yang dinyatakan lolos tahapan seleksi.

Proses penetapan nama pejabat terpilih tidak hanya berpatokan pada penilaian administratif semata melainkan juga mempertimbangkan aspek spiritual yang mendalam.

Pemerintah daerah mengedepankan pendekatan religius dalam memilih pimpinan tertinggi aparatur sipil negara demi mendapatkan figur kepemimpinan yang amanah dan berintegritas tinggi.

Baca Juga: Memasuki Tahap Akhir, Tiga Calon Sekda Lobar Jalani Uji Wawancara Langsung dengan Wabup Nurul Adha

Langkah ini diambil untuk memastikan keputusan final yang ditetapkan kelak dapat membawa kebaikan serta ketenangan bagi seluruh elemen masyarakat Lombok Barat.

"Ini baru tiga calon Sekda," kata Pj Sekretaris Daerah Lombok Barat Saepul Akhkam.

Pendekatan spiritual tersebut melibatkan pertimbangan serta petunjuk moral melalui tradisi musyawarah dan doa bersama dengan para tokoh agama di wilayah setempat.

Baca Juga: ​Wabup Nurul Adha Pertimbangkan Saran DPRD Perihal Figur Calon Sekda Lobar

Keterlibatan para ulama dipandang sangat krusial dalam memberikan pandangan yang bijaksana demi keselamatan dan kemajuan daerah ke depan secara berkesinambungan.

Proses penentuan keputusan akhir ini diharapkan mampu menghasilkan figur pimpinan birokrasi yang mampu mengayomi serta menjalankan roda pemerintahan sesuai ajaran moral dan regulasi.

Dukungan doa dari para tokoh spiritual menjadi landasan utama dalam menjaga ketenangan iklim politik di lingkungan pemkab Lombok Barat.

Baca Juga: Pansel Umumkan Tiga Nama Calon Sekda Lombok Barat Tahun 2026

"Ya yang menentukan itu istikharah kepada Allah," ujarnya.

Pertimbangan spiritual tersebut dilakukan secara matang agar pimpinan terpilih nantinya benar-benar memiliki komitmen kuat dalam melayani masyarakat dan membangun daerah.

Kebijakan yang diambil oleh pimpinan daerah diharapkan mendapat keberkahan sehingga seluruh agenda pembangunan dapat terlaksana tanpa adanya hambatan berarti.

Para ulama ternama dan tokoh agama terkemuka di Lombok Barat dilibatkan secara aktif untuk memberikan petunjuk serta sumbangsih pemikiran dalam proses krusial ini.

Kolaborasi antara pertimbangan teknis birokrasi dan bimbingan moral ulama ini menjadi ciri khas kearifan lokal yang terus dipelihara oleh pemerintah daerah.

"Ya dan yang akan istikharah itu banyak para Tuan Guru kita," tuturnya.

Hasil dari petunjuk spiritual dan pertimbangan teknis tersebut nantinya akan menjadi pertimbangan utama bagi pimpinan daerah dalam menetapkan keputusan terbaik.

Keputusan akhir yang diambil dipastikan bakal merefleksikan kebutuhan nyata birokrasi daerah yang membutuhkan sosok pimpinan yang tegas handal serta berakhlak mulia.

Masyarakat mengimbau agar seluruh pihak dapat menerima apa pun hasil keputusan final yang akan ditetapkan oleh pejabat Pembina Kepegawaian daerah.

Siapa pun pejabat yang terpilih kelak diharapkan dapat merangkul seluruh elemen birokrasi demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin transparan dan berkeadilan.

"Pilihan kepada beliau insya Allah akan baik," tegasnya.

Dengan selesainya seluruh rangkaian proses wawancara hingga pertimbangan spiritual ini masyarakat kini tinggal menunggu pengumuman resmi nama calon pejabat terpilih.

Publik berharap Sekretaris Daerah yang baru dapat segera dilantik dan bekerja maksimal demi menuntaskan berbagai program pembangunan strategis di Lombok Barat.

Semua pihak optimistis bahwa proses seleksi yang transparan dan diiringi doa ini akan melahirkan pimpinan birokrasi yang tangguh serta berdedikasi tinggi.

Penandatanganan fakta integritas sebelumnya juga menjadi jaminan awal bahwa pimpinan birokrasi baru siap bekerja cepat demi kemajuan seluruh warga. "Cukup silakan sudah cukup sudah," pungkasnya.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Pembangunan Lobar komitmen Sekda integritas