Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Iswandi Tak Hadiri Pelantikan Sekda Gita

Administrator • Jumat, 20 Desember 2019 | 10:03 WIB
CARI SOLUSI: Sekda Lobar HM Taufiq (kiri) saat mendampingi Plh Bupati Hj Baiq Eva Nurcahyaningsih Parangan saat rapat di Aula Kantor Bupati Lobar, kemarin (18/2).
CARI SOLUSI: Sekda Lobar HM Taufiq (kiri) saat mendampingi Plh Bupati Hj Baiq Eva Nurcahyaningsih Parangan saat rapat di Aula Kantor Bupati Lobar, kemarin (18/2).
MATARAM-Suka tidak suka, gagalnya Iswandi dilantik menjadi sekda definitif menjadi bola liar. Isu miring soal keretakan di tubuh pemprov menguat. Terlebih Iswandi merupakan refresntasi Nahdlatul Wathan (NW) yang tersisih.

”Miq Gita kan juga orang NW,” klaim Ketua Dewan Penasihat PWNW NTB H Rosiady Sayuti, yang hadir di acara pelantikan Sekda NTB, kemarin.

Menurutnya, organisasi kemasyarakatan punya keterbatasan. Mereka hanya menyampaikan aspirasi melalui rekomendasi. ”Seperti Majelis Adat Sasak kepada pak Gita,” katanya.

NW juga memberikan rekomendasi kepada calon sekda. Warga di Pulau Sumbawa juga memberikan rekomendasi kepada salah satu calon. ”Tapi keputusan itu ada di presiden,” jelasnya.

Duduk persoalan itu harus dipahami semua pihak. ”Sehingga tidak ada istilah kecewa tidak terpilih,” katanya.

Dia yakin warga NW memiliki pemahaman yang sama soal itu. ”Kita terus berusaha, tapi kalau sudah sampai SK-nya, itulah takdir Alllah,” katanya pasrah.

Terpisah, Sekretaris PWNW NTB H Irzani menilai, situasi itu harus diterima dengan lapang dada. ”Inilah yang terbaik menurut ketentuan Allah,” ujarnya.

Menurutnya, Maulanasyeikh, TGKH M Zainuddin Abdul Madjid selalu mengajarkan berikhtiar semampunya. ”Soal keputusan ada di tangan Allah,” kata mantan dosen UIN Mataram ini.

Sementara itu, usai dilantik, Lalu Gita Ariadi benar-benar mendapat durian runtuh. Dia berpeluang mencicip jabatan gubernur. ”Kalau ada kekosongan, biasanya diangkat Plh Gubernur, mau sehari atau dua hari,” kata Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB H Irnadi Kusuma, kemarin (19/12).

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dan Wakilnya Hj Sitti Rohmi Djalilah umrah dalam waktu hampir bersamaan. Gubernur Zul berangkat ke tanah suci usai melantik Lalu Gita, kemarin. ”Tidak lama, paling cuma lima hari balik,” kata Zul, saat pamit salaman dengan H Lalu Mesir Suryadi, di depan Gedung Sangkareang.

Wagub Hj Sitti Rohmi Djalilah akan berangkat umrah Minggu lusa. Rencananya, dia cuti seminggu lebih. Bila terjadi kekosongan, Sekda Gita akan menjadi pelaksana harian (Plh) gubernur NTB. ”Ini belum bisa dipastikan karena pak gub mungkin akan cepat balik,” kata Irnadi.

Pelantikan H Lalu Gita Ariadi sendiri berlangsung lancar. Hampir semua pejabat hadir memberi ucapan selamat. Kecuali mantan penjabat sekda NTB H Iswandi. ”Beliau minta izin ke saya, kemana gitu, ada acara IPDN,” kata Zulkieflimansyah.

Pelantikan juga dihadiri Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah. Tidak banyak percakapan wagub dengan sekda baru. Setelah memberikan selamat, Rohmi pun keluar mendahului gubernur.

Dalam pelantikan itu, ketidakhadiran Iswandi menjadi sorotan. Gubernur Zul meminta masalah itu tidak ditafsirkan macam-macam.  ”Nggak (kecewa) jangan di… Kebetulan ada acara di luar saja,” kata Zul, usai pelantikan.

Meski ada riuh di media sosial, dia menjamin birokrasi pemprov tetap kompak. Tidak akan terpengaruh dampak persaingan seleksi sekda. ”Harmonis, dijamin Insya Allah,” katanya.

Zulkieflimansyah mengakui, seleksi sekda di NTB tidak ubahnya pemilihan kepala daerah. ”Kelima calon sekda punya tim sukses masing-masing,” katanya, saat memberikan sambutan dalam pelantikan.

Dinamika proses seleksi sekda menunjukkan warga NTB senang berkompetisi. Masyarakat punya gairah berpolitik. ”Tapi ini sekaligus alarm bagi kita,” imbuhnya.

Menurut Zul, ketika para elite sibuk berdebat soal kontestasi politik, ada hal lebih penting yang dilewatkan. ”Itu menunjukkan para elite tidak membicarakan hal-hal lain yang lebih besar,” katanya.

Dia percaya Sekda Gita punya jiwa pengabdian dan pelayanan yang tinggi. ”Kita ingin semangat pengabdian itu ditularkan ke yang lain,” harapnya.

Dia menekankan, pimpinan OPD bukan jabatan untuk meminta kemewahan pelayanan.”Tapi jadi kepala OPD itu untuk melayani,” imbuhnya.

Menurut Zul terpilihnya Gita Ariadi sebagai sekda merupakan takdir. ”Kalau eselon satu ini pemerintah pusat punya kepentingan,” kata politisi PKS itu.

Semua nama yang disodorkan ke pusat merupakan orang kepercayaan gubernur dan wagub. Tapi proses seleksi sekda ditentukan tim penilai akhir. ”Di sanalah dinilai semua,” jelasnya.

Terkait jabatan Gita sebagai komisaris PT ITDC, akan ditentukan dalam RUPS. ”Saya minta pada ITDC ada direktur yang berasal dari kita (pemprov),” katanya.

Hal itu wajar, sebab NTB akan menghadapi event besar seperti MotoGP. ”Kalau ada satu direksi asal NTB di anak perusahaan (ITDC) saya kira bagus,” katanya.
Harapan ke Miq Gita

Mantan gubernur NTB H Lalu Serinata berharap, sekda NTB yang baru bisa melayani masyarakat dan ASN. ”Dia harus bisa betul-betul ngemong dan melayani semua,” katanya.

Tidak kalah penting soal akuntabilitas pemerintahan. Sebab dia mengatur internal pemerintahan. ”Saya percaya pak Gita akan mampu karena rekam jejaknya saya tahu persis,” katanya.

Dia mengajak semua pihak menerima dan mendukung sekda yang diangkat saat ini. Dia sudah melalui semua proses seleksi sampai usulan ke presiden. ”Ya kita harus terima,” imbuhnya.

Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi mengajak semua pihak menyudahi suasana kontestasi pemilihan sekda. ”Selesai sudah proses kontestasi, selesai sudah politisasi, selesai sudah tahun politik,” katanya.

Dia ingin fokus bekerja menyukseskan pembangunan NTB gemilang. ”Tahun 2023 di era akhir jagatan Zul-Rohmi saya membayangkan sebuah masa keemasan,” katanya.

Di akhir RPJMD, investasi di KEK Mandalika sukses, pembangunan smelter sukses,  investasi bidang lainnya juga sukses. ”Mari kita berpikir besar untuk hal-hal yang sifatnya sosial ekonomi kita,” imbuhnya.

Dia menjamin akan menjadi sekda yang mengayomi semua pihak. H Ridwan Syah dan H Iswandi menurutnya merupakan sahabat baik. ”Pak Iswandi sudah memberikan saya ucapan selamat,” katanya.

Terkait jabatannya di PT ITDC, dia secara tegas menyatakan mundur. Dia mengaku akan mempelajari aturan dan mengambil keputusan terbaik. ”Sehingga saya bisa fokus bekerja pada amanah yang diberikan,” katanya.  (ili/r3) Editor : Administrator
#Sekda NTB #H Lalu Gita Aryadi