Gelar Simulasi, RSUD Selong Antisipasi Virus Korona

Administrator • Dipublikasikan Minggu, 16 Februari 2020 | 23:35 WIB
Simulasi Penanganan Korona di Lombok Timur beberapa waktu lalu  (Dok. Lombok Post)
Simulasi Penanganan Korona di Lombok Timur beberapa waktu lalu (Dok. Lombok Post)
 

SELONG-RSUD dr Raden Soedjono Selong menangani dengan cepat warga Lotim yang terjangkit virus korona, kemarin (14/2). Tapi bukan pasien sungguhan, hanya simulasi penanganan virus korona. “Rumah sakit kita sudah siap,” kata Kabid Pelayanan Kesehatan RSUD dr R Soejdono Selong HL Harianto.

 

Simulasi tersebut digelar di ruang instalasi khusus virus korona RSUD. Harianto menerangkan, RSUD Selong merupakan satu dari tiga rumah sakit yang dipilih menangani virus korona di NTB. “RSUD NTB, RSUD Sumbawa, dan kita di Selong,” terangnya.

https://www.youtube.com/watch?v=DTRrOafaMEI

Kata Harianto, Lotim patut mewaspadai virus yang kini oleh WHO diberi nama covid-19 itu. Karena selain memiliki penduduk terbanyak, Lotim juga merupakan kantong TKI.

 

Dalam satu bulan, ada sekitar seribu TKI yang diberangkatkan. Dan ada sekitar 400 yang pulang. “Baik yang pergi dan yang pulang dari luar negeri, patut diwaspadai,” jelasnya.

 

Ketua tim penanganan virus korona Lotim dokter spesialis paru dr Nurkristi Permatasari Amin menerangkan, Lotim patut mewaspadai virus ini. Karena itu, pihaknya melakukan sosialisasi dengan mengundang seluruh Puskesmas di Lotim. “Tahapan berikutnya adalah simulasi,” katanya.

 

Sejauh ini, instalasi penanganan virus korona RSUD Selong dianggap sudah standar. Tenaga medis yang dibutuhkan dan semua peralatan khusus sudah disiapkan. Penanganan sesuai prosedur juga sudah didukung oleh infrastruktur yang ada. “Semua sudah standar. Kita siaga 24 jam,” jelasnya.

 

Ia menerangkan, jika puskesmas menemukan pasien yang terindikasi terinveksi korona, maka disarankan untuk segera merujuk ke RSUD Selong. “Rujukan ini harus berjenjang. Kita di sini sudah siap sampai masa inkubasi 3 sampai 14 hari,” terangnya. (tih/r5)

  Editor : Administrator
Corona Virus Virus Korona Loteng Bupati Lotim H Sukiman Azmi Lotim