Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pengadaan Bibit Sapi di Lobar Ditelisik Kejaksaan

Administrator • Kamis, 25 Maret 2021 | 12:27 WIB
Kepala Kejari Mataram Yusuf. (Dok/Lombok Post)
Kepala Kejari Mataram Yusuf. (Dok/Lombok Post)
MATARAM-Pengadaan bibit sapi di Lombok Barat (Lobar) tahun 2020 diduga bermasalah. Kini, proyek pengadaan tersebut diusut Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram. ”Kita masih sebatas pulbaket (pengumpulan bahan keterangan) dan puldata (pengumpulan data),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (24/3/2021).

Berdasarkan data layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Kabupaten Lobar, sepanjang tahun 2020 ada tiga paket pengadaan bibit sapi. Paket pertama untuk pengadaan bibit sapi eksotis atau simental dengan pagu anggaran Rp 540 juta. Proyek tersebut dikerjakan CV NMU asal Lombok Tengah dengan harga penawaran Rp 489 juta.

Paket kedua, pengadaan bibit sapi jantan dengan pagu anggaran Rp 504 juta. Saat tender, proyek tersebut dimenangkan juga oleh CV NMU dengan harga penawaran Rp 453,6 juta.

Pengadaan bibit sapi paket ketiga dianggarkan melalui APBD Perubahan Lobar tahun 2020. Pengadaan tersebut dieksekusi Dinas Pertanian Lobar. Pagu anggarannya Rp 2,244 miliar untuk pengadaan 264 ekor bibit sapi.

Tender pengadaan bibit sapi tersebut diikuti 34 peserta. Pemenangnya CV BJ yang beralamat di Kota Bima dengan harga penawaran Rp 1,977 miliar.

Diduga dalam pelaksanaan proyek tersebut bibit sapi tidak sesuai spesifikasi. Kurang tinggi dan berat. Bahkan, setelah serah terima bibit sapi sakit.

Yusuf enggan membeberkan hasil sementara pengusutan kasus tersebut. Alasannya masih dalam proses penyelidikan. ”Nanti saja. Tunggu hasilnya seperti apa,” kata dia. (arl/r1) Editor : Administrator
#Lombok Barat #Bibit Sapi #Kejari Mataram