Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jaksa Bawa Ahli Cek Tiap Meter Jalan TWA Gunung Tunak

Administrator • Jumat, 14 Oktober 2022 | 10:36 WIB
Kasi Pidsus Kejari Loteng Bratha Hariputra. (Foto: Harli/Lombok Post)
Kasi Pidsus Kejari Loteng Bratha Hariputra. (Foto: Harli/Lombok Post)
MATARAM-Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah (Loteng) bersama ahli fisik dan akuntan turun mengecek fisik jalan menuju Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tunak di Desa Mertak, Kecamatan Pujut. ”Kami cek setiap satu meter jalan itu,” kata Kasi Pidsus Kejari Loteng Bratha Hariputra, Kamis (13/10).

Pada proyek tersebut, fisik jalan yang dibangun sepanjang satu kilometer. Pihaknya akan mencocokkan perencanaan dengan hasil pekerjaan. ”Kalau temuan sementara memang tidak sesuai spesifikasi,” ujarnya.

Namun untuk memastikannya, perlu dilakukan pengecekan fisik jalan secara menyeluruh. Guna memastikan jumlah kerugian negaranya. ”Jumlah kerugian negaranya masih dalam proses perhitungan,” ujarnya.

Pengecekan fisik tersebut melibatkan ahli pembangunan jalan dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan salah satu akuntan dari Mataram. Saat ini mereka masih bekerja untuk mendapatkan potensi kerugian negara yang timbul dari proyek tersebut. ”Perlu bersabar dulu karena ini masih dalam proses (perhitungan),” kata Bratha.

Kejari Loteng mulai mengusut kasus tersebut karena pembangunan jalan di pinggir pantai itu ambrol. Diduga pekerjaan proyek tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi. ”Dari ambrolnya itu awalnya dipertanyakan. Makanya kami dalami sehingga kami temukan adanya PMH (Perbuatan Melawan Hukum),” ungkapnya.

Jalan tersebut merupakan penghubung menuju kawasan wisata di Loteng. Namun terjadi longsor dan rusak parah hingga beberapa titik jalan tersebut tidak bisa dilalui secara maksimal.

Data LPSE Pemprov NTB, proyek Dinas PUPR NTB tahun 2017 itu dikerjakan PT Indomine Utama yang beralamat di Jalan Gora, Selagalas, Kota Mataram. Total anggarannya Rp 3,499 miliar. (arl/r1) Editor : Administrator
#Kejari Loteng #Jalan #Gunung Tunak #TWA