Diketahui tim Labfor sudah selesai mengidentifikasi kapal yang terbakar di perairan Ampenan, Mataram, Minggu (26/3) lalu. ”Tunggu saja. Nanti kalau ada perkembangan akan kami sampaikan,” katanya.
Kalaupun ada peristiwa pidana kata Kobul, harus dianalisa terlebih dahulu. Tidak bisa mengambil kesimpulan sendiri. ”Semua ada proses,” kata dia.
Dikatakan, tugas Ditpolairud Polda NTB dan stakeholder lainnya seperti Basarnas dan TNI Angkatan Laut dan pihak Pertamina sudah tuntas. Mulai dari evakuasi kru kapal, pemadaman api, hingga mengawal pengamanan kapal yang yang mengangkut 5.900 kiloliter Pertalite bersandar di Pelabuhan Gili Mas, Lembar, Lombok Barat (Lobar). “Itu yang penting sebenarnya. Karena itu menyangkut nyawa,” terangnya.
Kobul menambahkan proses penyelematan tidak akan optimal tanpa koordinasi yang kuat dengan stakeholder lain. Termasuk masyarakat yang membantu mengevakuasi kru kapal saat peristiwa terjadi. “Ini berkat kerja sama kita semua sehingga peristiwa ini tidak membesar,” ujarnya.
Aksi penyelamatan itu pun diapresiasi Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto. Seluruh personel yang terlibat dalam penyelamatan itu diberikan penghargaan.
”Kami ucapkan terima kasih kepada kapolda atas penghargaan yang diberikan ke semua personel,” ucapnya. (arl/r1) Editor : Administrator