Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Berantas Balap Liar, Polisi Amankan 250 Motor Selama Ramadan

Administrator • Kamis, 13 April 2023 | 01:10 WIB
BERANTAS BALAP LIAR: Anggota Polresta Mataram mengamankan sejumlah motor di Jalan Udayana yang diduga akan digunakan untuk balap liar, Rabu dini hari (12/4). (Harli/Lombok Post)
BERANTAS BALAP LIAR: Anggota Polresta Mataram mengamankan sejumlah motor di Jalan Udayana yang diduga akan digunakan untuk balap liar, Rabu dini hari (12/4). (Harli/Lombok Post)
MATARAM-Polisi terus menekan aksi balap liar di Jalan Udayana Mataram. Rabu dini hari (12/4), Polresta Mataram kembali menggelar razia. Mereka mengamankan 45 unit motor yang diduga hendak digunakan untuk balap liar.

Kabag Ops Polresta Mataram Kompol Gede Sumadra Kerthiawan menerangkan, khusus untuk aksi balap liar, sudah ada ratusan motor yang diamankan. Rata-rata sepeda motor yang menggunakan knalpot brong. “Hingga hari ini ada 250-an sepeda motor yang kami amankan,” kata Sumadra, Rabu (12/4).

Pengendara yang diduga terlibat aksi balap liar langsung diberikan sanksi tilang. Langkah itu untuk memberikan efek jera. “Kami tilang dan tahan sepeda motornya agar mereka tidak mengulangi aksi balap liarnya,” ujarnya.

Mereka bisa mengambil kendaraannya selang satu bulan ke depan. Pemilik harus menunjukkan surat kendaraannya. “Khusus bagi sepeda motor brong harus membawa knalpot asli dari sepeda motornya. Supaya tidak lagi menggunakan knalpot brong,” kata dia.

Pengambilan sepeda motor pun nantinya harus menunjukkan surat tilangnya ke Satlantas Polresta Mataram. “Semua pengeluaran kendaraan yang ditilang melalui satu pintu,” terangnya.

Keberadaan knalpot brong itu cukup meresahkan masyarakat. Suara bisingnya sangat mengganggu. “Makanya kami minta masyarakat untuk menggunakan knalpot yang sudah ditetapkan standar dari diler,” imbaunya. (arl/r1) Editor : Administrator
#Balap Liar #Polresta Mataram #Jalan Udayana