LombokPost-Polresta Mataram mengidentifikasi ada dua wilayah yang menjadi pusat peredaran narkoba.
Dua wilayah itu berada di Kecamatan Cakranegara dan Sandubaya, Kota Mataram. “Di Lingkungan Karang Bagu dan Abian Tubuh,” beber Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Saputra.
Selama tahun 2023, polisi menemukan banyak kasus dengan barang bukti jumbo yang diamankan di dua wilayah itu.
“Kalau utuk wilayah yang terpapar narkoba, hampir semua wilayah di Kota Mataram terdapat kasus narkoba,” ucapnya.
Secara umum, kasus yang diungkap selama 2023 mengalami penurunan, namun barang bukti yang diamankan justru mengalami peningkatan.
“Dari jumlah kasus memang menurun dari tahun lalu tiga kasus. Tetapi barang bukti yang kami amankan meningkat drastis,” kata Suputra.
Di tahun 2022, Satresnarkoba Polresta Mataram mengungkap 103 kasus dengan mengamankan 143 tersangka.
Barang bukti yang diamankan berupa sabu seberat 994.964 gram, ekstasi 28 butir, serta ganja 1.158,36 gram. Dari 103 kasus 102 di antaranya telah diselesaikan.
Sementara pada tahun 2023 penanganan kasus narkoba sebanyak 100 kasus dan 79 kasus diantaranya sudah diselesaikan. Total ada 125 tersangka yang diamankan dengan barang bukti sabu sebanyak 1.444,53 gram, ekstasi 42 butir, serta ganja 2.962,37 gram.
“Hampir dua kali lipat barang buktinya naik,” akunya.
Ini artinya, jaringan pengedar narkoba di Kota Mataram masih berkeliaran. Ini yang menurutnya harus dibongkar dan diamankan. Agar di tahun 2024 kasus narkoba bisa ditekan.
“Kami ingin menemukan jaringan ini di tahun 2024. Kita ingin tekan agar kasusnya tidak meningkat,” sambungnya.
Kapolresta Mataram AKBP Ariefaldi Warganegara menyampaikan, dengan meningkatnya barang bukti yang diamankan, artinya Poresta Mataram berhasil menyelamatkan ribuan warga dari penyalahgunaan narkoba.
Di tahun 2024, ia berharap seluruh jajaran Satresnarkoba Polresta Mataram bisa meningkatkan kinerja agar lebih maksimal lagi.
“Untuk kasus narkotika terjadi penurunan jumlah kasus namun terjadi peningkatan pada barang bukti narkotika yang berhasil diamankan pada penanganan kasus di 2023. Artinya secara kualitas meningkat karena yang disasar pengedar dan bandar,” ucapnya.
Ia mengapresiasi kinerja seluruh jajaran Satresnarkoba dan aparat Polresta Mataram secara keseluruhan di tahun 2023. Ia berharap, kinerja tahun ini bisa lebih baik lagi dari tahun lalu. (ton/r1)
Editor : Marthadi