Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ya Ampun, Kecanduan Judi Slot Pelajar Ini Embat Kotak Amal Masjid

Marthadi • Rabu, 15 Mei 2024 | 11:37 WIB

 

Kanit PPA Satreskrim Polresta Mataram Ipda Nur Imansyah menginterogasi pelajar berinisal AA yang terjerat kasus pencurian kotak amal masjid.
Kanit PPA Satreskrim Polresta Mataram Ipda Nur Imansyah menginterogasi pelajar berinisal AA yang terjerat kasus pencurian kotak amal masjid.
LombokPost-Seorang pelajar berinisial AA, 16 tahun, ditangkap polisi. Dia diduga telah mencuri kotak amal masjid.

“Saya gunakan untuk depo (deposit judi online) slot. Karena sudah kecanduan sejak masuk SMA. Sekitar 10 bulan,” aku AA di hadapan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Mataram, Selasa (14/5).

Ia mengaku kali pertama main judi slot diajak temannya.

Ia tertarik bermain judi slot karena bisa menghasilkan uang.

Beberapa kali deposit, ia kerap menang ratusan ribu rupiah. Ini membuatnya ketagihan.

“Saya menang sampai Rp 700 ribu dengan depo Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu. Saya kumpulkan uang jajan sekolah untuk depo,” akunya.

Meski sering menang, sudah tidak terhitung berapa uangnya yang habis karena kalah. Ini yang membuatnya nekat mencuri kotak amal masjid.

“Saya nggak mikir panjang ambil uang di kotak amal masjid itu. Yang penting bisa depo,” lanjutnya.

Tak berselang lama setelah mengambil uang di kotak amal, ia ditangkap aparat Polsek Sandubaya.

Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama melalui Kanit PPA Ipda Nur Imansyah mengatakan kasus ini dilimpahkan Polsek Sandubaya.

“Karena terduga pelaku di bawah umur dan berstatus pelajar, penanganannya dilakukan oleh Unit PPA Satreskrim Polresta Mataram,” terang Ima.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh penyidik, AA kerap bermain judi slot online.

Karena kehabisan uang, ia nekat mengambil kotak amal milik Masjid Nurul Hidayah di Lingkungan Lendang Lekong, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya.

Uang di kotak amal tersebut berisi Rp 4 juta. Sebagian besar sudah dipakai oleh AA untuk deposit judi slot. Sisanya hanya Rp 800 ribu.

Sebagai upaya pembinaan, di samping penindakan hokum, polisi akan berkoordinasi dengan orang tua pelaku maupun pihak sekolah, agar pengawasan dan bimbingan terhadap siswa dapat lebih ditingkatkan. (ton/r1)

Editor : Marthadi
#Pelajar #slot #kotak amal #Pencurian #judi #PPA #polresta #Mataram