LombokPost-Mayat pria ditemukan warga di Kali Jangkuk sekitar pukul 11.00 Wita, akhir pekan lalu.
Korban diketahui berinisial K, 52 tahun, warga Kelurahan Banjar, Ampenan.
Kapolsek Ampenan AKP I Gede Sukarta menjelaskan, penemuan mayat ini ini pertama kali dilihat saksi berinisial I, 43 tahun.
Dia saat itu datang ke Kali Jangkuk karena hendak memandikan ayamnya.
"Saat memandikan ayam, dia kemudian diteriaki oleh pengendara dari atas jembatan yang kebetulan melintas di Kali Jangkuk," katanya, kemarin.
Baca Juga: Berebut Dukungan “Bintang Mercy” di Pilwali Mataram, Usai Dilamar Arya, Demokrat Dirayu Mohan
Saksi diberitahu jika ada orang yang tergeletak di sekitar kali.
Posisinya terlentang dengan kepala menghadap selatan.
Sementara kaki menghadap utara dengan posisi kaki mengkerut, tepat di pinggir kali Jangkuk, Kelurahan Banjar, Kecamatan Ampenan.
Setelah dicek saksi, benar saja ada sesosok tubuh manusia yang diduga jatuh di pinggir Kali Jangkuk.
Baca Juga: Agar Bisa Atasi Krisis Air di Gili Meno, Dirut GNE dan BAL Minta Dijadikan Tahanan Kota
Sehingga saksi menginformasikan hal tersebut ke mertuanya.
Kemudian bersama warga sekitar, dia melaporkan hal ini ke personel Bhabinkamtibmas Aiptu Lukman Basari.
Bhabinkamtibmas kemudian menginformasikan kejadian tersebut ke SPKT Polsek Ampenan.
Personel kemudian langsung merespon cepat turun ke TKP dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara dengan menggunakan mobil Ambulans milik Lingkungan Sintung Kelurahan Banjar.
“Berdasarkan informasi adik korban, dia selama ini memang menderita depresi. Namun kondisinya memang selama ini dalam keadaan sehat,” jelas kapolsek.
Dengan kematian korban, pihak keluarga menerima atas kejadian ini dan menganggapnya sebagai musibah.
Baca Juga: NTB Mall Jadi Pusat Edukasi Cinta Produk Lokal
Namun pihak keluarga ingin memastikan korban meninggal dengan wajar sehingga dilakukan pengecekan visum luar.
“Hasil pemeriksaan visum et repertum, penyebab kematian korban karena hal yang medis dan tidak ada tanda-tanda kekerasan.
Atas keterangan dokter tersebut pihak keluarga menerimanya,” tutupnya. (ton/r8)
Editor : Kimda Farida