Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kapolresta Mataram Turun Mediasi Warga Petemon-Karang Genteng yang Berselisih

Galih Mega Putra S • Kamis, 27 Juni 2024 | 13:22 WIB
RESPONS CEPAT: Kapolresta Mataram Kombes Pol Ariefaldi Warganegara saat mediasi warga yang berselisih di wilayah Pagutan Mataram, kemarin (26/6). (DOK POLRESTA MATARAM)
RESPONS CEPAT: Kapolresta Mataram Kombes Pol Ariefaldi Warganegara saat mediasi warga yang berselisih di wilayah Pagutan Mataram, kemarin (26/6). (DOK POLRESTA MATARAM)

LombokPost-Kapolresta Mataram Kombes Pol Ariefaldi Warganegara memimpin mediasi dua lingkungan berselisih di wilayah Pagutan Mataram, Rabu (26/6).

Yakni Lingkungan Petemon Kelurahan Pagutan Timur dengan Lingkungan Karang Genteng Kelurahan Pagutan.

"Pertemuan di Polsek Mataram dengan kepala lingkungan dan lurah terkait adanya selisih faham antar warga yang menimbulkan gangguan kondusifitas," jelas kapolresta.

Pertemuan itu untuk mengantisipasi terjadinya bentrok antar warga di kedua lingkungan tersebut.

Pertemuan itu dihadiri kepala lingkungan Petemon, kepala lingkungan Karang Genteng, Lurah Pagutan Timur, Lurah Pagutan, Kasat Polresta Mataram hingga Dandim 1606/Mataram.

Hadir juga Danramil Mataram, Kapolsek Mataram, Kanit Reskrim Polsek Mataram, serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa kedua kelurahan serta warga.

Pada pertemuan itu, kapolresta memberikan edukasi dan sosialisasi kepada warga yang berselisih.

Dia meminta kepala lingkungan hingga lurah agar merespons cepat dan meredam persoalan yang timbul.

Ini agar tidak memicu reaksi warga lainnya, sehingga dapat mengganggu kondusifitas di lingkungan tersebut.

”Intinya, munculnya perselisihan antar warga kedua lingkungan tersebut akibat salah paham," jelas Ariefaldi.

Untuk mencegah masalah tersebut menjadi besar, dia mengerahkan semua jajaran bersama pihak TNI dan tokoh masyarakat melakukan upaya preventif.

Mencegah munculnya gangguan keamanan di masyarakat.

Hasil dari pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri perselisihan tersebut dan telah saling memaafkan.

Alhamdulillah kedua warga tersebut sudah sepakat berdamai, dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Mereka sudah tanda tangan surat perdamaian,” jelasnya. (ton/r8)

Editor : Kimda Farida
#Pagutan #polres #Mataram