LombokPost – Armor Toreador sama sekali tidak menyangka bakal diciduk polisi gara-gara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukannya terhadap sang istri, selebgram Cut Intan Nabila.
Armor pun cukup kaget ketika mendapati dirinya ditangkap oleh petugas kepolisian dari Polres Bogor di salah satu hotel di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu.
Dilansir Jawapos, Pengacara Armor Toreador pun mengungkapkan kondisi terkini kliennya usai ditangkap dan kini harus mendekam di dalam tahanan Polres Bogor.
"Kondisinya baik. Dia kaget dan kecewa saja, ini di luar ekspektasi dia," ujar Irawansyah selaku kuasa hukum Armor Toreador, saat ditemui di bilangan Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/8).
Sebagai kuasa hukum, Irawansyah sebenarnya kecewa pada Armor yang melakukan KDRT kepada istrinya. Bukan hanya dirinya, dia juga yakin betul publik merasakan hal yang sama.
"Kalau kecewa pasti kecewa, semua orang juga pasti kecewa. Tapi kan ada batasan kemampuan, Armor masih muda banget. Armor lahir tahun 1998," paparnya.
Pengacara Armor memastikan pihaknya akan mengupayakan jalan damai.
Supaya permasalahan kasus KDRT dapat diselesaikan secara damai melalui proses restorative justice. Pihak Armor kini sedang dalam proses mematangkan poin-poin perdamaian.
"Kita harus menjaga marwah anak 3 orang yang masih kecil-kecil. Dia menyesal dan kaget," ucapnya.
Di mata kuasa hukumnya, Armor sebenarnya orang yang baik. Dia pun menyebut, jika kliennya bukan orang baik, tidak mungkin punya 3 orang anak dari hasil pernikahan dengan Cut Intan Nabila. (ksj)
Editor : Kimda Farida