Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dinda Berdalih Tak Tahu Paket Berisi Narkoba, Polisi Buru Pacar Mahasiswi Kurir Ganja

Galih Mega Putra S • Jumat, 4 Oktober 2024 | 15:39 WIB
MENGAKU TAK TERLIBAT: DFBR alias Dinda, 20 tahun, mahasiswi yang diduga sebagai kurir ganja saat diperiksa di Satresnarkoba Polresta Mataram.(TONI/LOMBOK POST)
MENGAKU TAK TERLIBAT: DFBR alias Dinda, 20 tahun, mahasiswi yang diduga sebagai kurir ganja saat diperiksa di Satresnarkoba Polresta Mataram.(TONI/LOMBOK POST)

LombokPost-DFBR alias Dinda, 20 tahun, mahasiswi yang diduga sebagai kurir ganja masih mengelak bahwa paket ganja seberat hampir satu kilogram merupakan miliknya.

Dia berdalih paket ganja tersebut milik pacarnya AS, mahasiswa asal Lombok Timur.

”Itu paket pacar saya. Memang saya yang terima, karena dia sedang pergi beli makan,” aku mahasiswi tersebut kepada wartawan.

Paket tersebut menurut pacaranya berisi kue bolu asal Medan.

Dia kemudian diminta mengambilnya, karena di dalam paket tersebut tercantum namanya sebagai pemesan.

”Saya tidak tahu kalau di dalamnya ada ganja. Karena pacar saya beralasan jika paket tersebut berisi kue bolu dari Medan,” akunya.

Namun dia membenarkan paket tersebut dipesan menggunakan rekeningnya.

Karena, uang pacarnya disimpan di dalam rekening dan ATM-nya. Saat transaksi pun, Dinda diminta mengirim uang oleh pacarnya.

“Saya sempat tanya, tetapi disuruh dikirim saja, katanya mau beli kue buat teman-teman,” akunya.

Dinda mengaku sudah beberapa kali membeli paket.

Kadang isinya makanan, ada juga peralatan otomotif. Pembayarannya pun dilakukan olehnya langsung dan juga pacarnya.

”Pacar saya tahu  nomor pin ATM saya. Saat ditangkap, saya memang membawa HP milik pacar saya,” akunya.

Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra menjelaskan, secara fakta hukum, ganja seberat 849,73 gram itu diterima oleh Dinda.

Karena penelusuran lewat jasa ekspedisi pengirim paket, pemesan dan penerima paket tersebut menggunakan identitasnya.

”Saat membayar juga itu menggunakan rekening mahasiswi ini. Namun alasan dia membayar katanya buat pesan Bolu Toba Medan,” jelas dia.

Sebelumnya, dia juga memang sering mengaku memesan paket untuk pembelian spare part kendaraan motor.

”Tapi yang jelas, tidak mungkin dia tidak tahu pacarnya (sebagai pengedar ganja) karena mereka sudah dua tahun tinggal sekamar. Dia pasti tahu betul pacarnya suka pakai barang ini,” ucap Suputra.

Dia mengatakan, pacar Dinda menggunakan alamat Sekretariat Mapala Fakultas Teknik Unram sebagai alamat penerima paket ini.

Sehingga saat ini pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah Dinda memang benar hanya disuruh pacarnya atau memang terlibat.

”Pembuktiannya nanti di pengadilan saja. Kami juga saat ini sedang mencari tahu dan memanggil pacar mahasiswi ini yang menurut informasi yang kami dapatkan berasal dari Lotim,” tandasnya. (ton/r8)

Editor : Kimda Farida
#Mahasiswa #Ganja #Narkoba