Menyusul, hingga saat ini belum ada titik terang atas kasus yang sempat menghebohkan masyarakat NTB ini.
”Kami tetap kawal kasus ini. Cuma memang ada kesulitan dari APH (aparat penegak hukum) yang sampai hari ini tidak bisa menemukan penyebabnya. Hanya saja, akibatnya sudah jelas,” kata Ketua LPA Mataram Joko Jumadi, Selasa (15/10).
Joko menegaskan sampai saat ini masyarakat masih bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi terhadap santriwati asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut.
Menurutnya, sudah jelas penyebab kematian Nurul Izzati adalah benturan benda tumpul. Hal itu diketahui dari dari hasil visum rumah sakit, klinik, dan puskesmas.
“Hasil puskesmas, klinik dan rumah sakit (RSUD R Soedjono Selong Lombok Timur) itu cocok, menyampaikan ada benturan,” terangnya.
Tugas kepolisian sekarang, lanjut dia, mengungkap apakah benturan tersebut akibat penganiayaan di lingkungan ponpes atau ada kemungkinan lain.
“Kami dari LPA mendorong agar misteri kematian Nurul Izzati bisa terungkap,” ungkap pria yang juga dosen Fakultas Hukum Unram tersebut.
Kuasa Hukum keluarga Nurul Izzati, Yan Mangandar mengatakan, sampai saat ini orang tua santri tersebut masih menunggu langkah dari pihak kepolisian mengungkap kasus ini.
Karena belum ada kejelasan apa yang menjadi penyebab anaknya meninggal. Sementara, sebelum meninggal, Nurul Izzati sempat menyampaikan kepada ayahnya Mahmud jika dirinya sempat dianiaya tiga temannya sesama santriwati menggunakan balok kayu.
“Sampai sekarang orang tua Nurul Izzati masih berada di Mataram menunggu kejelasan kasus yang dialami anaknya. Ayahnya masih menaruh harapan polisi bisa mengungkap secara jelas kasus ini,” ungkap Yan.
Informasi yang didapatkan Yan, pihak kepolisian saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan psikologis terhadap sejumlah santriwati yang menjadi saksi dalam kasus ini.
Baca Juga: Kasus Perusakan Gerbang Kantor DPRD NTB, Enam Mahasiswa Ditetapkan sebagai Tersangka
Pemeriksaan psikologis ini juga akan menentukan bagaimana pihak penyidik mengungkap kasus ini.
“Kemudian kami juga menunggu polisi mengungkap pemeriksaan dari tim forensik mengenai hasil otopsi jenazah Nurul Izzati. Ini yang kami tunggu sampai sekarang,” ungkap Yan. (ton/r8)
Editor : Marthadi