Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Misteri Kematian Santriwati Ponpes Al-Aziziyah Belum Terungkap, Polisi Masih Periksa Saksi

nur cahaya • Rabu, 6 November 2024 | 13:48 WIB

 

AKP Regi Halili
AKP Regi Halili

LombokPost-Misteri kematian Nurul Izzati, santriwati Ponpes Al-Aziziyah Gunungsari, Lombok Barat, belum juga terungkap.

Penyidik Sat­reskrim Polresta Mataram masih kesulitan menemukan bukti dugaan penganiayaan yang dialami san­triwati asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.

“Kami masih periksa saksi dan dalami alat bukti. Kami cek dari korban sakit sampai korban meninggal. Itu memang betul ada luka akibat benda tumpul,” kata Kasat­reskrim Polresta Mataram AKP Regi Halili kepada Lombok Post, Selasa (5/11).

Keterangan mengenai ada­nya indikasi luka akibat benda tumpul tersebut di­sampaikan pihak puskesmas hingga rumah sakit tempat Nurul Izzati dirawat sebelum menghembuskan napas terakhir.

Untuk itu, polisi masih terus melakukan peme­riksaan terhadap sejumlah pihak terkait. Khususnya dari pihak ponpes, mulai dari kalangan guru, teman korban, hingga pihak terkait lainnya.

“Setiap kami periksa dari pihak pesantren, seluruhnya masih menjawab tidak tahu. Kami sudah periksa teman dekatnya, teman sekamarnya, semua masih tidak tahu,” bebernya.

Namun dia memastikan sampai saat ini penyidikan masih tetap berlangsung. Agenda pemanggilan sejumlah saksi juga masih terus dilakukan.

“Mudahan tahun ini terungkap. Karena ini berkaitan dengan lembaga pondok pesantren. Ini akan kami ungkap titik terangnya seperti apa,” ucap dia.

Diketahui, pihak keluarga Nurul Izzati masih menunggu kejelasan terkait kasus ini.

“Pihak keluarga sampai saat ini masih menunggu agar misteri kematian santriwati Nurul Izzati terungkap,” kata Yan Mangandar, kuasa hukum keluarga Nurul Izzati.

Dia berharap, ada kepastian yang didapatkan pihak keluarga mengenai penyebab kematian mendiang putri mereka.

Sehingga semua persoalan menjadi jelas dan tidak menimbulkan pertanyaan lagi. (ton/r8)

Editor : Marthadi
#saksi #pesantren #bukti #Penganiayaan