Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Polres Bima Kota Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara Dugaan Korupsi KUR Bank Nasional

nur cahaya • Minggu, 29 Desember 2024 | 14:31 WIB
Iptu Franto Akcheryan Matondang
Iptu Franto Akcheryan Matondang

 

LombokPost-Penyidikan kasus dugaan korupsi penyaluran dana kredit usaha rakyat (KUR) BNI Kantor Cabang Bima masih berproses. Penyidik Polres Bima Kota kini tinggal menunggu hasil penghitung­an nilai kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB. “Saat ini kami masih menunggu hasil audit kerugian negara,” terang Kasatreskrim Polres Bima Kota Iptu Franto Akcheryan Matondang, Jumat (27/12).

Sementara untuk proses pemeriksaan saksi, Francto mengatakan, semua sudah tuntas. Sebanyak 1.634 orang dari kalangan petani dan peternak penerimaan dana KUR telah menjalani pemeriksaan. “Saksi dari penerima dana KUR itu sudah semua (sudah diperiksa),” kata mantan Kapolsek Selaparang ini.

Dia memastikan bahwa proses penyidikan kini tinggal menunggu hasil audit dari BPKP NTB. “Setelah hasil audit sudah keluar, kami lengkapi administrasi penyidikan dan langsung gelar untuk penetapan tersangka,” ujarnya sembari mengatakan belum bisa memastikan kapan hasil audit dari BPKP NTB keluar.

Diketahui, Polres Bima Kota menangani kasus ini pada tahun 2022. Seribuan lebih petani dan peternak yang masuk dalam daftar penerima dana KUR tahun 2019 ini berasal dari Kabupaten Bima.

Tercatat dalam proses penyalurannya, ada 12 koordinator dengan beberapa di antaranya pernah menjabat sebagai anggota legislatif. 

Dari serangkaian penyidikan ditemukan dugaan pemotongan jatah dan munculnya nama penerima fiktif. Bahkan, ada juga dugaan penyaluran yang berjalan tidak sesuai ketentuan perbankan. (ton/r8)

Editor : Redaksi Lombok Post
#pengawasan #penyaluran #Keuangan #Korupsi #KUR #polres #cabang #Bima #Kredit #BNI