Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Polresta Mataram Masif Bubarkan Balap Liar, Puluhan Motor hingga Senjata Tajam Diamankan

nur cahaya • Senin, 13 Januari 2025 | 16:25 WIB

 

DIAMANKAN:Puluhan kendaraan tidak sesuai spesifikasi bersama pemiliknya diamankan aparat Polresta Mataram karena diduga membawa senjata tajam saat dilakukan KRYD, akhir pekan lalu.
DIAMANKAN:Puluhan kendaraan tidak sesuai spesifikasi bersama pemiliknya diamankan aparat Polresta Mataram karena diduga membawa senjata tajam saat dilakukan KRYD, akhir pekan lalu.
 

LombokPost - Polresta Mataram membubarkan aksi balap liar dan kelompok geng motor yang beraksi di malam hari.

Dalam operasi kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) sejak Jumat hingga Sabtu malam (11/1), puluhan kendaraan bersama pengendaranya diamankan.

Bahkan ada beberapa pengendara yang kedapatan membawa senjata tajam.

“Kendaraan-kendaraan tersebut, mayoritas sudah dimodifikasi penuh dan menggunakan knalpot brong, dianggap tidak memenuhi standar keselamatan untuk digunakan di jalan raya,” jelas Kasatreskrim Polresta Mataram AKP Regi Halili, Minggu (12/1).

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan salah satu motor menyimpan senjata tajam berupa celurit di dalam joknya.

Hal ini menambah kekhawatiran akan potensi tindak pidana yang mungkin dilakukan oleh kelompok tersebut. 

Regi menjelaskan, razia kendaraan ini menindaklanjuti informasi mengenai keberadaan geng motor yang meresahkan. 

Semua personel di jajaran Saltantas, Satreskrim, hingga Polsek terjun melakukan razia. Total ada puluhan kendaraan yang diamankan. Selain itu, ditemukannya senjata tajam menjadi perhatian serius. 

"Kami harus mengantisipasi potensi peristiwa pidana. Untuk kendaraan bermasalah, kami sudah berkoordinasi dengan Satlantas agar diproses sesuai aturan yang berlaku," tambahnya.

Tidak hanya mengamankan kendaraan, belasan remaja yang terlibat juga diamankan untuk diberikan pembinaan.

Langkah ini diambil untuk mencegah aksi-aksi yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

"Kami akan memanggil orang tua mereka untuk datang ke Polresta Mataram. Mereka akan diberi pemahaman, dan anak-anaknya harus menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengulangi tindakan serupa," tegas Regi.

Baca Juga: MBG Kemenag Mataram Belum Dapat Petunjuk

Terpisah, Polsek Ampenan berhasil mengamankan tujuh unit sepeda motor dengan knalpot brong yang melanggar spesifikasi teknis.

Selain itu, seorang pengendara juga ditangkap karena kedapatan membawa senjata tajam berupa keris pendek yang disimpan di dalam jok motornya.

Kapolsek Ampenan AKP Gede Sukarta mengungkapkan razia dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai gangguan keamanan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama di malam hari.

“Kami tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga akan melakukan tindakan tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi mengarah pada tindakan kriminal, seperti kasus pembawa sajam ini,” tegasnya.

Baca Juga: Dosen LRR Kerap Mengelak dan Mengaku Lupa Saat Diperiksa, Penyidik akan Gunakan Alat Lie Detector

Kabag Ops Polresta Mataram Kompol I Gede Sumandra Khartiawan menjelaskan, patroli gabungan akan tetap dilakukan saat malam hari untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Dengan sinergi bersama berbagai stakeholder, kami ingin memastikan Mataram tetap kondusif,” ujarnya.

Patroli KRYD menyasar kelompok pemuda dan remaja yang terindikasi melakukan balap motor maupun balap lari liar, aktivitas yang sering kali mengganggu kenyamanan publik.

Berdasarkan laporan masyarakat, sebagian besar pelaku berasal dari komunitas yang mengatasnamakan diri sebagai klub motor.

“KRYD ini adalah langkah preventif kami untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan. Dalam patroli ini, kami mengamankan 20 unit motor yang tidak layak jalan, di antaranya motor yang sudah dimodifikasi berlebihan sehingga berbahaya bagi pengendara dan orang lain,” tambah Sumandra.

Baca Juga: Pupuk Bersubsidi Dijual di Atas HET

Motor-motor tersebut saat ini telah diamankan di Polresta Mataram untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Selain itu, pengendara yang terlibat juga diberikan pembinaan agar memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga ketertiban di jalan.

Polresta Mataram berharap kegiatan ini memberikan efek jera kepada pelaku sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda. (ton/r8)

Editor : Kimda Farida
#Balap Liar #diamankan #kendaraan #Sabtu #geng motor #Jumat #malam hari