LombokPost--Operasi Keselamatan Rinjani 2025 sudah memasuki hari ketujuh, Minggu (16/2).
Satlantas Polresta Mataram menggelar kegiatan operasi di Simpang Empat Bank Indonesia (BI) NTB Jalan Langko Mataram dan beberapa titik lainnya.
"Tidak jauh berbeda dengan beberapa hari sebelumnya, operasi kali ini masih fokus pada upaya preventif dan preemtif untuk memberikan edukasi berupa imbauan kepada para pengendara," jelas Kasatlantas Polresta Mataram AKP Yozana Fajri Siddik.
Edukasi diberikan ke pengendara secara dialogis maupun melalui alat peraga berupa spanduk di lokasi serta brosur yang dibagikan kepada pengendara.
Puluhan teguran diberikan kepada pengendara yang tidak menggunakan helm.
Ada juga yang tidak mengikat tali helm serta tidak menggunakan sabuk pengaman bagi kendaraan roda empat.
Baca Juga: Pemerintah Harus Antisipasi Efek Domino Penghentian Beras SPHP
Imbauan juga diberikan kepada pengendara agar tidak melawan arus, tidak berboncengan lebih dari satu, dan tidak menggunakan knalpot brong.
Kasatlantas menegaskan, para pengendara tidak langsung menilang meski ditemukan pelanggaran.
Karena Operasi Keselamatan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat pengendara tentang tata tertib dan syarat-syarat berkendara.
Sehingga diharapkan akan mendorong kesadaran masyarakat pengendara untuk melakukan hal-hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan kendaraan di jalan raya.
"Operasi ini tujuan utamanya untuk mencegah berbagai jenis kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan raya akibat pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara itu sendiri," paparnya.
Baca Juga: Polda NTB Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dosen Diduga Penyuka Sesama Jenis
Operasi keselamatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menaati tata tertib lalu lintas, dengan tujuan meningkatkan keamanan dan keselamatan bagi masyarakat penguna jalan.
Di samping memberikan teguran, sejumlah pengendara yang melanggar justru reward atau penghargaan kepada pengendara yang tertib.
Hadiah ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat atas kesadaran menaati segala tata tertib lalu lintas.
Pengendara yang ditemukan tertib diberikan penghargaan berupa pemberian snack, jaket, hingga helm.
"Kami harapkan sebagian besar masyarakat yang telah menunjukkan kesadaran berlalu lintas dengan menaati segala tata tertib dapat menjadi contoh positif kepada masyarakat lainnya. Hal ini tentu akan meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan," ucap Yozana.
Baca Juga: Soroti Kasus NCC, Ahli Pidana Unram: Secara Teori, Kasus Perdata Bisa Masuk Tipikor
Ke depan, dia berharap dengan Operasi Keselamatan Rinjani dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat Kota Mataram.
Khususnya dalam mewujudkan keamanan dan keselamatan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Mataram. (ton/r5)
Editor : Kimda Farida