Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Positif Pakai Narkoba, Selebgram Lombok DQA Jalani Rehabilitasi: Saya Korban!

nur cahaya • Kamis, 27 Februari 2025 | 09:49 WIB

 

CEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA: Sejumlah penghuni kos di wilayah Cakranegara saat dirazia petugas BNN Kota Mataram.
CEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA: Sejumlah penghuni kos di wilayah Cakranegara saat dirazia petugas BNN Kota Mataram.
 

LombokPost-Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram merazia kos-kosan, beberapa hari terakhir. Salah satunya di wilayah Cakranegara. 

Sejumlah penghuni kos di wilayah ini dinyatakan positif narkoba. Mereka adalah MK, ES, AR l, dan selebgram inisial DQA. “Ada empat orang yang terjaring. Melalui razia ini, kami ingin memastikan bahwa tempat tinggal sementara seperti kos-kosan tidak menjadi sarang bagi pelaku penyalahgunaan narkoba,” kata Kepala BNN Kota Mataram Kombes Pol Yuanita Amelia Sari kepada Lombok Post, Rabu (26/2).

Razia ini melibatkan pemerintah kecamatan, kelurahan, serta unsur TNI-Polri. Tujuannya, untuk mencegah penyalahgunaan narkoba serta memastikan lingkungan kos-kosan di Cakranegara tetap kondusif dan aman.

Baca Juga: AKAD Lombok Utara Ingatkan Kades Tertib Administrasi dan Pengelolaan APBDes Sesuai Prioritas DD 2025

"Razia ini juga merupakan langkah preventif dalam upaya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di kawasan kos-kosan yang kerap menjadi tempat persembunyian pengguna maupun pengedar narkoba," ungkapnya

Dalam razia tersebut, tim gabungan memeriksa identitas penghuni kos, tes urine secara acak, serta penyisiran terhadap barang-barang yang mencurigakan.

Hasilnya, empat penghuni kos terindikasi positif menggunakan narkoba. Mereka yang positif langsung dibawa ke kantor BNN Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut. Termasuk selebgram DQA. 

Dia harus mengikuti program rehabilitasi rawat jalan karena terindikasi sebagai pengguna tingkat ringan sampai sedang.

Baca Juga: Bersiap Hadapi PON 2028, FTI NTB Gelar Pelatihan Pelatih Nasional

DQA mengaku dirinya sebenarnya tak pernah secara sadar mengkonsumsi narkoba. Namun dia menduga dia dijebak saat menghadiri acara di luar daerah. Ketika pulang ke kos, dia terjaring razia. “Saya korban. Saya kebetulan ada acara di luar daerah dan begitu pulang ke kos ada razia BNN. Mungkin di acara itu saya makanya positif ekstasi inex. Sebelumnya saya tidak pernah pakai,” akunya.

Kini dia pun harus mengikuti program rehabilitasi jalan di BNN Kota Mataram. “Tadi pagi saya sudah datang ke Kantor BNN,” akunya.

Camat Cakranegara Irfan Syafindra menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung upaya pencegahan narkoba di wilayahnya. “Kami mengajak seluruh pemilik kos untuk lebih selektif dalam menerima penghuni dan turut serta dalam pengawasan agar lingkungan tetap aman dan bebas dari narkoba,” katanya.

Selain razia, BNN Mataram juga mengedukasi penghuni kos tentang bahaya narkoba serta pentingnya melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang. Masyarakat sekitar pun menyambut baik razia ini dan berharap kegiatan serupa terus dilakukan guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi warga.

Baca Juga: DPRD NTB Serap Aspirasi Masyarakat Sanggar, Warga Dambakan Jaringan Telekomunikasi

Dengan adanya razia ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba semakin meningkat, serta lingkungan kos-kosan di Mataram bisa tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba. (ton/r5) 

Editor : Jelo Sangaji
#BNN #Penghuni #selebgram #Razia #kos #Rehabilitasi #Cakranegara #Narkotika #Narkoba #pengguna