LombokPost-Penemuan mayat di sawah yang ditanami kangkung di Kebon Talo, Kelurahan Ampenan Utara, Mataram, menggegerkan warga, Kamis (27/2).
Mayat tersebut teridentifikasi seorang perempuan Lansia inisial SU, 75 tahun, warga Desa Jatisela, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat.
Dia ditemukan meninggal dunia dalam posisi terlentang di kolam kangkung persawahan yang tergenang air sekitar pukul 09.00 Wita.
“Setelah mendapat Informasi terkait penemuan mayat tersebut piket fungsi Polsek Ampenan bersama tim identifikasi Polresta Mataram langsung turun mengevakuasi mayat tersebut,” jelas Kapolsek Ampenan AKP Gede Sukarta.
Baca Juga: Tiga Jabatan Strategis Segera Diisi, Mutasi Pejabat Tunggu Arahan Wali Kota Mataram
Informasi penemuan mayat ini diterima polisi dari masyarakat.
Petugas Polsek Ampenan kemudian langsung direspon dengan mengecek TKP serta melakukan evakuasi bersama tim identifikasi dan masyarakat sekitar.
Menurutnya, sesuai keterangan para saksi, korban ini merupakan warga Kecamatan Gunungsari.
Kesehariannya korban diketahui suka mencari siput di persawahan dan sering pergi beberapa hari tanpa pulang ke rumah.
“Korban diketahui sedikit memiliki riwayat gangguan psikologis, sehingga sering tidak mengetahui kemana arah perginya,” paparnya.
Berdasarkan keterangan saksi, korban diperkirakan terpeleset saat sedang mencari siput di kolam Kangkung milik warga Kebon Talo.
Karena kolam tersebut tergenang air cukup tinggi, sehingga korban diperkirakan terlalu banyak minum air dan menyebabkan meninggal dunia.
Baca Juga: Cegah Kerawanan Sosial, Rumah Kos tanpa Induk Semang Jadi Sorotan
”Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh korban. Oleh karenanya keluarga korban menerima dengan ikhlas bahwa peristiwa ini suatu musibah sehingga menolak untuk di otopsi,” kata kapolsek sembari menjelaskan saat ini jenazah korban sudah di bawa ke rumah duka. (ton/r5)
Editor : Kimda Farida