LombokPost - Pengedar sabu berinisial SN harus dipadatkan di dalam jeruji besi.
Dia dibekuk tim Berantas dan Intelijen Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB dan Lanal Mataram, Jumat (13/6).
SN diamankan anggota TNI di Lombok tengah.
Baca Juga: BNN Kota Mataram Kini Hadir di Mal Pelayanan Publik Mataram Mall
Jadi, pelaku awalnya ditangkap anggota TNI yang berjaga di Pos Lanal Awang, Lombok Tengah (Loteng), kata Kabid Berantas dan Intelijen BNNP NTB Kombes Pol I Gede Suyasa.
SN ditangkap saat hendak melakukan transaksi sabu dengan dua orang pembeli berinisial SB dan SD di rumahnya di wilayah Awang, Lombok Tengah (Loteng).
"Dua pembelinya juga berhasil kita tangkap," ujarnya.
Baca Juga: BNN Gagalkan Penyelundupan Ganja Sekilo dari Medan, Sedang Dilakukan Pengembangan
SN sudah cukup lama menjual barang haram di kawasan Awang, Loteng. Sehingga, tim Intel dari Lanal Mataram melakukan pemetaan.
“Ternyata benar di rumahnya dijadikan sebagai tempat transaksi sabu,” kata dia.
Dari hasil penangkapan, tim berhasil mengamankan barang bukti 10 poket sabu dengan berat bruto sekitar 3 gram.
Baca Juga: BNN NTB Tangkap 14 Pembeli Sabu di Karang Bagu, Pengedar Kabur, Sabu Dibuang ke Sungai
“Itu poketan sabu dijual harga Rp 100 ribu-an. Itu termasuk paket hemat,” bebernya.
Peredaran narkoba di Kawasan Awang, Loteng itu cukup memprihatinkan. Saat anggota duduk di pinggir pantai malah ditawarin sama beberapa orang.
“Untuk itu, kawasan itu menjadi ketegangan kami untuk melakukan tindakan represif,” kata dia.
Saat ini Lanal Mataram bersama BNNP NTB juga terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat di kawasan tersebut.
Tujuannya untuk menekan angka peredaran sabu. “Yang perlu diantisipasi adalah upaya agar tidak semakin banyak,” ujarnya.
Saat ini, penyidik BNN NTB masih melakukan pemeriksaan. Menyampaikan kasus tersebut. "Kami masih dalami jaringannya yang lain," kata dia.
Suyasa mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah pelabuhan di kawasan tersebut dijadikan sebagai jalur tikus untuk penyelundupan narkoba atau tidak.
“Kami masih dalami bersama tim Lanal Mataram,” ungkapnya. (arl/r5)
Editor : Kimda Farida