Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Positif Narkoba, BNN Angkut Delapan Anak Kos di Ampenan

Harli Arl • Senin, 22 Desember 2025 | 15:40 WIB

LAWAN NARKOBA: Tim dari BNN Kota Mataram melakukan tes urine terhadap sejumlah penghuni kos di wilayah Ampenan, Kota Mataram, kemarin (21/12). 
LAWAN NARKOBA: Tim dari BNN Kota Mataram melakukan tes urine terhadap sejumlah penghuni kos di wilayah Ampenan, Kota Mataram, kemarin (21/12). 

LombokPost-Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram merazia sejumlah kos-kosan di wilayah Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Minggu (21/12).

Operasi tersebut melibatkan kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Linmas. 

Mereka melakukan tes urine terhadap sejumlah penghuni kos.

Hasilnya, tim gabungan razia menemukan sejumlah anak kos positif menggunakan narkoba jenis sabu.

"Kami tes sebanyak 119 penghuni kos. Kita temukan ada sebanyak delapan orang urine-nya mengandung metamfetamine," kata Kepala BNN Kota Mataram Kombes Pol Yuanita Amelia Sari usai operasi, Minggu (21/12).

Mereka terdiri dari satu orang perempuan dan tujuh orang laki-laki.

Di kamar kos tersebut juga ditemukan sejumlah alat untuk menggunakan sabu.

"Kami temukan bong sabu atau alat hisap gunakan sabu," bebernya.

Baca Juga: Puskesmas hingga TP PKK Bintaro Terima Penghargaan dari BNN NTB

Delapan anak kos sudah diamankan ke kantor BNN Kota Mataram.

Pihaknya melakukan asesmen terhadap mereka.

"Kami sudah data dan masih lakukan pendalaman," kata dia. 

Penitipan penahanannya dilakukan di BNN NTB. Sebab, BNN Mataram memiliki keterbatasan tahanan.

"Kita titip penahanannya di sana (BNN NTB)," ungkapnya. 

Dari pengakuan mereka, rata-rata kamar kos dijadikan tempat untuk menggunakan sabu.

"Mereka ini sebagai pengguna, bukan pengedar. Kami juga tidak menemukan barang bukti sabu di kosnya," bebernya.

Baca Juga: Buronan Interpol Penyelundup 2 Ton Sabu Ditangkap di Kamboja, BNN Ungkap Operasi Senyap Internasional

Yuanita mengungkapkan, razia gabungan tersebut menjadi salah satu bentuk deteksi dini. Juga menekan permintaan terhadap peredaran narkoba di wilayah Mataram. 

"Kita ingin pastikan mereka yang menjadi pengguna narkoba harus ditekankan dan diberikan sosialisasi tentang bahaya menggunakan narkoba. Melalui cara itu kita tekan permintaan peredaran gelap narkoba," ungkapnya. 

Baca Juga: Mengenal Sosok Dewi Astutik, Buronan BNN Kasus Penyeludupan 2 Ton Sabu Asal Ponorogo

Operasi yang dilakukan BNN Kota Mataram itu didukung masyarakat. "Saat kami turun, masyarakat juga yang memberikan informasi," ujarnya.

Editor : Kimda Farida
#Kota Mataram #positif narkoba #tes urin #operasi razia #Ampenan #BNN Mataram