LombokPost-Hujan lebat yang disertai angin kencang masih terus melanda sejumlah wilayah di NTB. Termasuk wilayah Kota Mataram. Kondisi cuaca ekstrem ini mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di berbagai titik.
Kondisi itu berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Di beberapa lokasi, pohon tumbang tidak hanya melintang di badan jalan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga menimpa atap rumah warga. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian materiil yang cukup signifikan bagi masyarakat.
Kapolresta Mataram Kombes Pol Hendro Purwoko memerintahkan seluruh jajaran di wilayah hukumnya meningkatkan kesiapsiagaan serta melakukan langkah-langkah mitigasi bencana.
“Saat ini cuaca ekstrem sedang melanda beberapa daerah, termasuk Kota Mataram. Kami dari Polresta Mataram akan meningkatkan kesiapsiagaan dalam melakukan penanganan maupun mitigasi terhadap potensi bencana alam,” kata Hendro, Rabu (21/1).
Ia menegaskan, seluruh fungsi di Polresta Mataram hingga jajaran polsek telah diperintahkan untuk selalu siaga dan responsif.
Setiap kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat harus diantisipasi.
“Semua anggota melakukan tindakan cepat sebagai upaya memberikan perlindungan, keamanan, dan keselamatan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Dia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Terutama saat beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Ia juga mengingatkan para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anggota keluarga, khususnya anak-anak, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Kapolresta juga menyatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait pemerintah Kota Mataram dan Lombok Barat sebagai upaya bekerjasama dalam melakukan langkah-langkah mitigasi bencana.
"Saya berharap dampak cuaca ekstrem dapat diminimalisir serta keselamatan dan kenyamanan warga Kota Mataram tetap terjaga," harapnya.
Editor : Kimda Farida