LombokPost-Dua pria berinisial AM, 23 dan DI, 19 tahun terlibat baku hantam, Jumat malam (23/5). Mereka terlibat perkelahian di kos milik AM, wilayah Pagesangan, Kota Mataram.
"Perkelahian itu lantaran utang," kata Kasi Humas Polresta Mataram Iptu Subhan, Sabtu (24/5).
Awalnya perkelahian dipicu, AM berutang kepada mertua DI. Selanjutnya, DI datang menagih AM ke kosnya. "Disitulah perkelahian keduanya tidak bisa terhindarkan. Mereka sempat cek-cok, hingga pada akhirnya baku hantam," kata dia.
Akibat perkelahian itu, DI kalah. Sempat di bawa ke rumah sakit. "Sebelum sampai ke RSUD Kota Mataram, DI dinyatakan meninggal dunia," tuturnya.
Dari peristiwa tersebut, pihak kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat. Untuk menghindari perkelahian semakin meluas, AM pun diamankan ke Mapolresta Mataram. "Sedangkan jenazah DI langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB," kata dia.
Baca Juga: Kasus Pembunuhan Mahasiswi Unram, Radiet Tetap Berkelit Vira Dibunuh OTK
Tujuannya untuk dilakukan visum dan proses otopsi. Guna mengetahui penyebab pasti kematian korban. "Kalau dari pemeriksaan visum, tidak ada tanda pembacokan terhadap korban," bebernya.
Kendati demikian, pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti. "Ada dua pisau yang sementera ini sudah diamankan," jelasnya.
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. "Penyidik masih melakukan pendalaman," ungkapnya. (arl)
Editor : Kimda Farida