Tekan Kejahatan Jalanan di NTB, Polisi Rutin Turun Patroli ke Titik Rawan

Jelo J • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 12:14 WIB
Tim Satreskrim Polresta Mataram melakukan patroli dialogis dengan sekelompok pemuda yang masih berkumpul hingga dinihari saat melakukan patroli, Minggu (20/9). (Istimewa/Lombok Post)
Tim Satreskrim Polresta Mataram melakukan patroli dialogis dengan sekelompok pemuda yang masih berkumpul hingga dinihari saat melakukan patroli, Minggu (20/9). (Istimewa/Lombok Post)

LombokPost-Aksi kejahatan jalanan terus ditekan. Polda NTB dan Polresta Mataram mengintensifkan patroli dengan menyasar sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi rawan aksi kejahatan. 

"Sejumlah lokasi menjadi sasaran patroli, mulai dari kompleks perumahan hingga lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya para pemuda serta komunitas klub motor," kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid, Minggu (20/9). 

Patroli strong point itu merupakan perintah langsung dari Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). "Patroli strong point dilakukan hingga Minggu (20/9) dini hari," kata dia.

Personel yang dilibatkan harus memastikan setiap titik rawan gangguan Kamtibmas aman. Selain memantau situasi dan memastikan kondisi tetap aman, petugas juga menyempatkan diri menyapa masyarakat yang masih beraktivitas hingga larut malam maupun dini hari. "Langkah yang dilakukan personel ini adalah bagian dari menekan aksi kejahatan," ujarnya. 

Baca Juga: Direksi Lama PT Energi Selaparang Sisakan Utang dan Jadi Temuan Inspektorat Lotim

Setiap hasil patroli tetap dievaluasi. Ini agar polisi melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi kejahatan, khususnya tindak pidana 3C (Curat, Curas dan Curanmor), maupun berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya. "Pemetaan dan monitoring secara berkelanjutan dinilai penting agar kehadiran personel kepolisian dapat terus diarahkan ke lokasi yang membutuhkan pengawasan," ujarnya. 

Kasatreskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma YP mengatakan, tim menyisir sejumlah lokasi yang masuk dalam kawasan rawan gangguan Kamtibmas. Seperti, di wilayah Jalan Lingkar Selatan, Udayana, dan wilayah Ampenan. "Kami temukan sejumlah kelompok pemuda yang masih berkumpul hingga dini hari," kata Dharma. 

Tim selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan menggeledah para pemuda yang berkumpul. "Kami antisipasi sekumpulan kelompok pemuda itu membawa Miras, senjata tajam, dan narkoba," jelasnya. 

Hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya benda-benda terlarang. Hanya saja, pihak kepolisian tetap melakukan dialogis ke para pemuda. "Kami meminta kepada mereka untuk membubarkan diri," kata dia. (arl/r5)

Editor : Jelo J
Sumber : Lombok Post
kejahatan jalanan NTB polda ntb Polsek Mataram