LombokPost-Polda NTB mengantisipasi penyelundupan narkoba menjelang event MotoGP di Sirkuit Mandalika, 9-11 Oktober nanti.
”Terkadang momen itu dimanfaatkan para penyelundup narkoba. Itu yang perlu kita antisipasi,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Roman Smaradhana Elhaj, Jumat (25/9).
Saat event MotoGP, lalu lintas penerbangan maupun di pelabuhan tentu akan ramai. Banyak pengunjung yang berdatangan. Dia menegaskan, pihaknya tidak sendirian mengantisipasi penyelundupan narkoba ke wilayah NTB. Mereka juga akan melibatkan Satker lain.
”Kami tetap berkoordinasi dengan Satker lain yang juga turut bertugas mengamankan event MotoGP,” ujarnya.
Baca Juga: Polda NTB Tegaskan Kasus Pencucian Uang Eks Terpidana Narkoba Mandari Berlanjut
Sesuai dengan penyampaian Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, pengamanan MotoGP melibatkan 2.667 personel. Mereka akan ditempatkan sesuai dengan tugas masing-masing di lapangan. ”Tim kami kerahkan di pelabuhan dan bandara. Tidak hanya itu, disiagakan juga di jalur-jalur tikus pintu masuk wilayah NTB,” jelasnya.
Wilayah NTB memiliki bentang laut yang cukup panjang. Terkadang jalur-jalur tersebut digunakan para penyelundup narkoba. ”Nanti juga ada tim dari Ditpolairud yang akan mengawasi lalu lintas laut,” ujarnya.
Diketahui, Polda NTB bersama Polres jajaran sudah berhasil menyita sebanyak 8,328 kilogram sabu dari 442 kasus yang diungkap. ”Itu periode hingga Juni,” kata dia.
Artinya, potensi wilayah NTB masih menjadi salah satu tujuan penyelundupan narkoba. Dikarenakan, penyalahguna di wilayah NTB masih banyak. ”Demand (permintaan) yang perlu kita tekan juga,” tegasnya.
Metode untuk menekan demand dengan melakukan tindakan sosialisasi tentang bahaya narkoba. ”Kami bukan saja melakukan penindakan. Kami juga turun melakukan tindakan preemtif dan preventif dengan melibatkan stakeholder lain,” ujarnya. (arl/r5)
Editor : Jelo JSumber : Lombok Post