LombokPost–Yayasan Totok Punggung Indonesia (YTPI) Perwakilan Wilayah (PW) Nusa Tenggara Barat (NTB) belum lama ini menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Totok Punggung di wilayah Kecamatan Selong, Lombok Timur, NTB. Dalam kegiatan tersebut, puluhan terapis totok punggung di Lombok berdatangan menerapi secara gratis warga Selong dan sekitarnya.
Ketua Diklat YTPI PW NTB Lalu Sulhan, 34 tahun, menjelaskan kegiatan terapi kesehatan gratis untuk masyarakat itu bertujuan untuk mensosialisasikan terapi totok punggung. Totok punggung merupakan terapi pengobatan yang dilakukan dengan memberikan stimulan berupa penotokan pada titik tertentu di area punggung, yang terkoneksi langsung dengan bagian organ tubuh yang memiliki gangguan. “Seluruh bagian organ tubuh kita memiliki koneksi di punggung. Kenapa dalam agama Islam dikatakan dalam sebuah hadist kelak di hari kiamat kita akan dibangkitkan dari tulang ekor,” kata Sulhan pada Lombok Post.
Sulhan yang telah mengantongi sertifikat sebagai trainer nasional totok punggung Indonesia menjelaskan memiliki program pelatihan rutin. Targetnya adalah satu rumah satu terapis totok punggung. Hal itu diharapkan karena diyakini terapi totok punggung atas izin Allah SWT dapat menyembuhkan bermacam jenis penyakit. Sehingga jika setiap rumah tangga memiliki kemampuan menyembuhkan keluarganya atau orang terdekat dengan terapi totok punggung, maka kemaslahatan dari ilmu tersebut semakin banyak dirasakan masyarakat.
Sulhan sendiri sudah sering menangani pasien dengan penyakit berat seperti diabetes, gagal ginjal, asam urat, Parkinson, stroke, asam lambung, hipertensi dan berbagai jenis penyakit lainnya. Berbagai testimoni telah ia kumpulkan dari pengalaman menangani ratusan bahkan ribuan masyarakat dengan berbagai macam penyakit yang diderita. Padahal Sulhan baru mengenal terapi totok pungguh pada 2021 lalu.
Mengenai tarif, para terapis tak pernah mematoknya. “Ya, kami tidak pernah mematok harga. Seikhlasnya saja. Terkadang saya juga sering menerapi warga sekitar secara gratis. Kesembuhan mereka yang terpenting bagi kami. Dan itu juga kami tekankan dalam setiap pelatihan,” jelasnya.
Kata Sulhan, melakukan terapi totok punggung sama sekali tidak beresiko. Karena tekniknya yang berfokus di area punggung. Fokus pengobatannya adalah mengurai penyebab penyakit yang ada di di area punggung. Dan selain berkhasiat, rasa diterapi sangat nikmat. Apalagi bagi Anda yang selama ini sudah terbiasa dipijat atau terapi akupuntur. (tih)
Editor : Rury Anjas Andita