Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sambut Idul Fitri dengan Tubuh Bugar : Tips Sehat Menjelang Hari Kemenangan

Hamdani Wathoni • Minggu, 30 Maret 2025 | 13:46 WIB

DR. dr. Rohadi Sp.BS, Subsp.N-Onk (K), M.H.Kes
DR. dr. Rohadi Sp.BS, Subsp.N-Onk (K), M.H.Kes

Oleh: DR. dr. Rohadi Sp.BS, Subsp.N-Onk (K), M.H.Kes

Ketua IDI Wilayah NTB

Idul Fitri merupakan momen yang dinanti oleh jutaan umat Muslim di seluruh dunia. Setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh, Hari Raya Idul Fitri akan menjadi waktu yang istimewa untuk berkumpul bersama keluarga, mempererat silaturahmi, dan menikmati aneka hidangan khas yang sangat menggugah selera. Akan tetapi, dibalik kegembiraan menyambut hari kemenangan ini, sering kali kita lupa untuk menjaga kesehatan.

Pada Kenyataannya, banyak orang justru jatuh sakit atau merasa kelelahan saat Idul Fitri tiba. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari pola makan yang tidak terkontrol, kurang istirahat, stres menjelang mudik, hingga perubahan gaya hidup secara mendadak. Oleh sebab itu, penting untuk menyiapkan tubuh agar tetap bugar dan prima menjelang Lebaran.

Berikut dibawah ini merupakan beberapa tips sehat menjelang Idul Fitri yang bisa menjadi panduan agar kita dapat merayakan hari suci ini dengan tubuh yang sehat dan pikiran yang tenang

1. Pertahankan Pola Makan Seimbang Saat Puasa

Ketika menjelang akhir Ramadan, tubuh kita mulai beradaptasi dengan pola makan saat sahur dan berbuka. Akan Tetapi, godaan makanan berlemak, manis, dan berlebihan justru meningkat, apalagi menjelang Lebaran. Upayakan untuk tetap menjaga asupan makanan yang bergizi seimbang.

Pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau roti gandum, lengkapi dengan protein (ikan, telur, tahu, tempe), serta sayur dan buah. Hindari gorengan berlebihan dan makanan cepat saji yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan atau kenaikan berat badan.

2. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Ketika berpuasa, kita hanya memiliki waktu terbatas untuk minum. Maka, penting untuk memanfaatkan waktu antara berbuka hingga sahur untuk mengonsumsi cukup air. Idealnya, minumlah 8–10 gelas air putih dalam sehari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, terutama jika kita berencana mudik atau beraktivitas di luar rumah. Hindari minuman manis berlebihan dan berkafein karena dapat memicu dehidrasi. Teh dan kopi sebaiknya dikonsumsi secukupnya.

3. Tetap Aktif Meski Sedang Berpuasa

Walaupun sedang berpuasa, bukan berarti tubuh harus berhenti bergerak. Aktivitas fisik ringan tetap penting untuk menjaga kebugaran. Jalan kaki santai menjelang waktu berbuka, bersepeda ringan, atau stretching di rumah bisa membantu melancarkan peredaran darah dan menjaga stamina.

Olahraga berat sebaiknya dihindari saat siang hari karena berisiko menyebabkan dehidrasi. Pilihlah waktu setelah berbuka atau menjelang sahur jika ingin berolahraga dengan intensitas sedang.

4. Istirahat yang Cukup dan Atur Waktu Tidur

Rutinitas Ramadan sering kali mengubah pola tidur kita. Bangun lebih awal untuk sahur dan tidur lebih larut setelah tarawih bisa mengganggu siklus istirahat. Pastikan Anda tetap mendapatkan tidur yang cukup, minimal 6–8 jam per hari, meskipun dengan pola tidur yang terbagi.

Kurang tidur akan membuat tubuh cepat lelah, sulit fokus, dan menurunkan daya tahan tubuh. Jika ada kesempatan, sempatkan tidur siang singkat (power nap) selama 15–30 menit untuk membantu tubuh memulihkan energi.

5. Kelola Stres dan Emosi Jelang Hari Raya

Persiapan menjelang Idul Fitri bisa menjadi sumber stres : dari mudik, belanja kebutuhan Lebaran, sampai urusan pekerjaan yang menumpuk di akhir Ramadan. Stres yang tidak dikelola dengan baik bisa menurunkan imunitas dan membuat kita rentan sakit.

Luangkan waktu untuk relaksasi, berbicara dengan orang terdekat, atau beribadah dengan khusyuk agar pikiran tetap tenang. Jangan kita ragu untuk membatasi aktivitas sosial atau digital jika sudah mulai terasa melelahkan.

6. Bijak dalam Menikmati Hidangan Lebaran

Setelah sebulan penuh menahan diri dari makan dan minum di siang hari, godaan makanan Lebaran bisa sangat besar. Rendang, opor ayam, sambal goreng ati, kue-kue manis, dan minuman bersoda jadi menu wajib saat silaturahmi.

Tetapi, perlu diingat, tubuh yang telah terbiasa dengan pola makan teratur selama Ramadan bisa kaget jika tiba-tiba diberikan makanan tinggi lemak dan gula secara berlebihan. Makanlah dengan porsi kecil terlebih dahulu, kunyah perlahan, dan dengarkan sinyal kenyang dari tubuh.

7. Tetap Waspada Terhadap Kesehatan Umum

Jika Anda memiliki penyakit bawaan seperti hipertensi, diabetes, atau gangguan lambung, jangan abaikan pengobatan dan pantangan makanan selama Ramadan hingga Lebaran. Konsultasikan dengan tenaga medis bila perlu. Jangan menunda-nunda pemeriksaan jika merasa ada keluhan menjelang atau setelah Idul Fitri. Disamping itu, tetap jaga kebersihan tangan dan etika bersin atau batuk, terutama saat berada di tempat umum atau bersilaturahmi ke rumah orang lain.

Penutup: Lebaran Sehat, Hati Lebih Nikmat

Idul Fitri adalah momen spiritual yang penuh makna. Tubuh yang sehat akan membuat kita lebih menikmati hari kemenangan ini dengan sepenuh hati. Jangan biarkan sakit menghalangi kebahagiaan Anda dan keluarga.

Dengan menjaga pola makan, tetap aktif, cukup istirahat, dan mengelola stres, kita tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tapi juga merawat kebugaran mental. Mari sambut Idul Fitri dengan tubuh yang segar, pikiran yang jernih, dan hati yang penuh syukur.

Selamat menyambut Hari Raya, semoga kita semua kembali fitri—luar dan dalam.

*Dikutip dari berbagai sumber

Editor : Jelo Sangaji