LombokPost- Memasuki musim hujan, risiko penyakit musiman seperti influenza dan demam berdarah kembali meningkat. Karena itu, ahli kesehatan mengingatkan pentingnya PHBS dan gaya hidup sehat sebagai benteng utama pencegahan.
Penguatan PHBS dan gaya hidup sehat dinilai efektif mencegah penularan penyakit musiman sejak awal musim.
Ahli Kesehatan Universitas Mataram (Unram) dr Arfi Syamsun menyebut, perubahan cuaca kerap memicu lonjakan penyakit musiman.
Selain influenza dan DBD, masyarakat juga perlu mewaspadai penyakit lain yang biasanya muncul saat curah hujan tinggi.
Ia menegaskan, bahwa PHBS dan gaya hidup sehat tidak boleh dilakukan setengah hati dan harus dibarengi komitmen meninggalkan kebiasaan buruk seperti konsumsi alkohol.
Menurut dr Arfi, terdapat tiga pilar utama menjaga kesehatan di musim hujan.
Pilar pertama adalah konsistensi dalam PHBS, termasuk mandi bersih dan mencuci tangan sebelum makan.
Kebiasaan sederhana ini sangat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh ditengah cuaca lembap yang rawan memicu penyakit musiman.
Pilar kedua adalah pemenuhan gizi seimbang. Ia menegaskan, bahwa menjaga gizi tidak harus mahal. Pemanfaatan pangan lokal dinilai cukup untuk mendukung sistem imun.
“Saat musim hujan, tubuh lebih mudah drop. Gizi seimbang adalah kunci,” ujar pria yang juga menjabat Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unram ini.
Pilar ketiga adalah istirahat cukup dan olahraga teratur. Kombinasi keduanya menjadi fondasi gaya hidup sehat yang membantu tubuh tetap bugar dan stabil menghadapi perubahan cuaca ekstrem.
Baca Juga: PJJ 2026 Disiapkan untuk Wilayah 3T, NTB Masuk Sasaran Utama
dr Arfi menekankan, musim hujan seharusnya menjadi momentum memperbaiki kebiasaan.
Ia kembali mengingatkan agar PHBS dan gaya hidup sehat dijalankan secara konsisten dari awal hingga akhir musim.
“Kalau belum terbiasa cuci tangan, mulai sekarang dibiasakan. Konsisten itu kunci agar terhindar dari penyakit musiman,” tegas Arfi.
Menurutnya, menjaga tubuh tetap prima tidak cukup hanya mengandalkan obat atau vitamin.
Perubahan perilaku mulai dari penguatan PHBS, pola makan bergizi, hingga gaya hidup sehat merupakan cara paling efektif mencegah penyakit musiman berkembang luas di masyarakat. (*)
Editor : Kimda Farida