Kegiatan dilakukan bersama FK Universitas Muhammadiyah Mataram (FK UMMAT), TBM Bumi Gora, Puskesmas Nipah, dan mahasiswa KKN Desa Malaka 1 di Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara.
Sebanyak 55 masyarakat Desa Malaka mengikuti pemeriksaan meliputi faktor risiko stroke, fungsi kognitif, risiko Obstructive Sleep Apnea (OSA), obesitas sentral, serta pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Selain pemeriksaan kesehatan, dilakukan pula edukasi kepada kader kesehatan dan masyarakat mengenai tanda dan gejala stroke melalui konsep “SeGeRa Ke RS” (Senyum tidak simetris, Gerak separuh tubuh melemah, dan Bicara pelo), pentingnya penanganan stroke segera, serta pencegahan hipertensi sebagai faktor risiko utama stroke.
Stroke merupakan salah satu penyakit neurologis dengan angka kecacatan dan kematian yang tinggi, namun sebagian besar faktor risikonya dapat dikendalikan melalui pengelolaan hipertensi, diabetes melitus, kolesterol, obesitas, aktivitas fisik yang cukup, pola makan sehat, dan penghentian kebiasaan merokok.
Baca Juga: Punya Reputasi Dunia, RSUD H. Moh. Ruslan Cetak Agen 'Bestie Stroke' di 12 Sekolah Unggulan
Kegiatan ini juga memberikan perhatian terhadap kesehatan sistem saraf melalui skrining fungsi kognitif dan risiko OSA, mengingat gangguan tidur dan penurunan fungsi kognitif dapat berhubungan dengan penyakit stroke.
Melalui kegiatan ini, Prodi Neurologi FKIK UNRAM bersama mitra berharap dapat meningkatkan peran masyarakat dan kader kesehatan dalam mengenali faktor risiko, melakukan pencegahan sejak dini, serta mempercepat pertolongan apabila ditemukan tanda-tanda stroke.
Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam membangun upaya pencegahan stroke berbasis masyarakat di wilayah pesisir Lombok Utara.
Editor : Redaksi Lombok Post OnlineSumber : Lombok Post Koran