Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mencicipi Ikan dan Ayam Bakar Q-La Cafe di Sunset Land, Tanjung Karang

Baiq Farida • Kamis, 4 Agustus 2022 | 11:20 WIB
POTENSI DIKEMBANGKAN: Salah satu  kuliner lokal yang dapat ditemukan di Mataram. (NURUL/LOMBOK POST)
POTENSI DIKEMBANGKAN: Salah satu kuliner lokal yang dapat ditemukan di Mataram. (NURUL/LOMBOK POST)
MATARAM--Sudah berkunjung ke Q-La Cafe? Kafe yang berlokasi di Sunset Land, kawasan Pantai Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram ini bisa menjadi pilihan tempat nongkrong untuk menghabiskan waktu sore atau weekend bersama keluarga, sahabat maupun pacar.

Kafe yang baru beroperasi selama empat bulan itu, siap memanjakan lidah pengunjungnya dengan segala menu kuliner khas Lombok. Dua diantaranya ikan bakar malela dan ayam bakar ampenan.

Ikan bakar malela ini hampir mirip dengan jenis ikan baronang. Namun, tekstur dagingnya lebih lembut dan lebih putih daripada baronang. Si empu kafe sengaja memilih ikan malela yang masih segar, yang biasanya didatangkan dari Kabupaten Lombok Timur hingga Pulau Sumbawa.

"Harus yang segar, ikan segar yang dibakar maka kualitas daging ikannya lebih terasa manisnya. Sebelum dibakar, kami berikan perasan jeruk nipis, garam dan bawang putih," ucap pemilik kafe Irfan Ibrahim, Rabu (3/2/2022).

Begitu pula dengan ayam bakar ampenan. Daging ayam yang dipilih adalah jenis ayam arab dengan ukuran sedang. Memiliki tekstur daging yang tak begitu alot. Serupa dengan ikan, sebelum dibakar ayam ukuran utuh itu diberikan perasan jeruk nipis, garam dan bawang putih.

"Dipadupadankan dengan bumbu bakar pedas khas Lombok serta racikan resep rahasia, dijamin menggugah selera makan penikmat ikan bakar," tambah Zahra, istri dari pemilik kafe ini.

Pengunjung kafe tak perlu khawatir soal harga dari kedua menu andalan ini. Tak sampai merogoh kocek sangat dalam untuk menyantap satu porsi ikan bakar malela dan ayam bakar ampenan. Begitu pun dengan daftar menu lainnya.

Sebagai informasi, kawasan Sunset Land ini hanya 20 meter dari jalan raya, kawasan ini juga memiliki area parkir yang luas. Sehingga pengunjung yang membawa mobil berukuran besar sekalipun masih bisa masuk.

Selain itu, kafe yang berada di bibir pantai ini juga memiliki beragam pilihan tempat duduk yang langsung menghadap pantai. Serta memiliki beberapa spot foto yang instagramable untuk diunggah ke media sosial dengan latar belakang sunset menjelang sore hari. Tunggu apalagi? (ewi/r10) Editor : Baiq Farida
#kuliner lombok