LombokPost – Ada kuliner baru di Mataram. Namanya Ayam Songkem. Kuliner khas Madura ini dimasak dengan cara dikukus.
Dibalur dengan bumbu rempah pedas yang melimpah. Ini membuat kuliner Ayam Songkem cocok bagi pencinta makanan pedas yang sedang mengurangi konsumsi gorengan.
Bisa jadi pilihan alternatif tanpa perlu khawatir akan kolesterol tinggi.
Baca Juga: Madu Trigona Lombok Utara Dilirik Dubai dan Singapura
Menu unik ini dapat ditemukan di sebuah kedai kecil pinggir jalan bernama Tjitarasa.
Kehadirannya langsung menarik perhatian masyarakat urban Mataram yang mulai selektif memilih makanan rendah lemak.
Ayam Songkem berbeda dengan olahan ayam siap saji pada umumnya. Sajian ini merupakan olahan ayam berbumbu rempah melimpah yang dibungkus sangat rapat menggunakan daun pisang. Kemudian dikukus dalam waktu yang relatif lama tanpa tambahan minyak sedikit pun.
Baca Juga: Diklat Perbengkelan Motor, Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Proses pengukusan yang dibalut rapat daun pisang ini terbukti ampuh mempertahankan sari pati alami serta kelembapan daging ayam.
Hasilnya, tercipta sebuah hidangan yang tidak hanya rendah lemak, tetapi juga kaya akan kandungan nutrisi yang tidak rusak oleh proses penggorengan.
Meskipun diolah tanpa minyak, cita rasa yang dihasilkan justru sangat kuat. Bumbu rempah yang digunakan mengandalkan bahan-bahan sederhana namun berkualitas. Seperti kombinasi bawang merah, bawang putih, cabai, dan terasi.
Baca Juga: Berantas Peredaran Gelap, Wakapolres Deklarasi Anti Narkoba di Desa Sengkol Pujut
Karena dikukus perlahan dalam durasi yang lama, bumbu pedas tersebut meresap sempurna hingga ke serat daging terdalam. Sekaligus menghasilkan tekstur daging yang sangat empuk dan lembut.
Ayam Songkem di kedai Tjitarasa ini dihidangkan dalam kondisi yang benar-benar panas. Lengkap dengan asap yang masih mengepul dari sela-sela lipatan daun pisang.
Begitu bungkusan daun dibuka, kepulan aroma rempah berpadu dengan wanginya daun pisang langsung menyerbu indra penciuman.
Guratan bumbu cabai merah yang melimpah langsung memberikan garansi rasa pedas yang menantang sejak pandangan pertama.
Baca Juga: Sinopsis Lengkap Drama Korea Love In Sync, Ketika Psikolog Populer Bertemu Seleb Mati Rasa
Ketika dicicipi, daging ayamnya terasa sangat juicy berkat kaldu alami yang keluar selama proses pengukusan.
Sensasi pedas gurihnya terasa pas dan sangat klop saat dipadukan dengan sepiring nasi putih hangat.
Soal harga, terbilang sangat ramah di kantong semua kalangan, mulai dari pelajar hingga pekerja. Di kedai Tjitarasa, Ayam Songkem tersedia dalam dua opsi porsi, ukuran kecil dan besar.
Ukuran kecil dibanderol seharga Rp 13 ribu per porsi dan ukuran besar seharga Rp 17 ribu per porsi.
Harga ini belum termasuk nasi. Untuk dinikmati bersama sepiring nasi putih, cukup menambah Rp 4 ribu saja.
Jika Anda tertarik untuk mencicipinya, kedai kecil ini berlokasi di Lingkungan Batu Ringgit, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela. Lokasinya berada sekitar 50 meter dari Alfamart Batu Ringgit menuju arah Timur.
Editor : Akbar Sirinawa