-----------------------------------------------
Dianul lahir dan besar di Kota Mataram. Ia juga tak pernah lepas dari dunia politik. Meskipun seringkali gagal.
Kini, Dianul kembali mencoba peruntungan. Mencoba mencari cara agar bisa bertarung di Pilkada Kota Mataram. "Saya mau maju karena ingin menyejahterakan masyarakat Kota Mataram," katanya.
Kata-kata Dianul memang terdengar klise. Namun, dia punya alasan kenapa kalimat itu yang keluar dari mulutnya. "Keberhasilan daerah tidak selalu diukur dengan pembangunan gedung-gedung bertingkat dan penataan jalan atau yang lainnya. Melainkan dari kesejahteraan masyarakat," cetusnya.
Menjadi pemimpin di Kota Mataram, harus banyak belajar dari daerah lain. "Saya sudah keliling Indonesia," klaimnya.
Ia mengaku melihat daerah lain jauh lebih maju. "Kota Mataram ini harusnya sudah banyak perubahan,” kata pria asal Rembiga Barat ini.
Karena itulah, ia merasa terpanggil. Ia ingin menyumbangkan tenaga dan pikirannya dalam membangun Kota Mataram. “Intinya kita ingin ada perubahan,” terang pria kelahiran 1959 silam ini.
Dia melihat, banyak yang harus dibenahi di Kota Mataram. Baik dari segi pendidikan, sosial, kesehatan, dan budaya. Kini, banyak sekali orang Kota Mataram pendidikannya tinggi. Tapi hidupnya susah. "Itu semua bukan karena lapangan pekerjaan. Melainkan ekonomi di Mataram ini hanya dikuasai segelintir orang," sindir pria lulusan Universitas Proklamasi Jogyakarta ini. (ALI ROJAI/r3)
Editor : Administrator