Nurul Hidayati-Giri Menang
Bukit Tembere yang ada di Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari bisa menjadi alternatif tempat wisata alam pilihan. Lokasinya yang berada di tengah hutan, membuat suasana adem.
Bahkan, dari bukit ini, pengunjung bisa langsung melihat pemandangan kota. Bukit ini terletak pada ketinggian 148 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Luas lahan tempat wisata Bukit Tembere ini kurang lebih 30 are. Lahan ini dimiliki Nurhasanah. Kini, Nurhasanah ikut berjualan di tempat wisata ini. Makanan lokal dan minum murah meriah dijual untuk memenuhi kebutuhan orang yang datang berwisata. ”Pilihan lahannya sebenarnya yang sebelah, tapi tidak dibolehkan. Jadi di sini saya persilakan untuk dikembangkan,” kata Nurhasanah.
Ia bercerita, dulu lahan ini hanya ia manfaatkan untuk menanam tumbuhan biasa. Seperti rempah-rempah. Namun, sejak pemuda setempat mengelola, beberapa jenis tanaman lain menghiasi tempat ini. ”Ini yang tanam tanaman anak-anak muda itu,” tuturnya.
Namun ia bersyukur dengan adanya tempat wisata ini, ia bisa membantu perekonomian masyarakat sekitar. Sehingga masyarakat memiliki penghasilan dari kunjungan yang datang selama ini. ”Ekonomi bisa bergeliat,” tambahnya.
Sayangnya, wisatawan yang datang ke tempat ini, butuh perjuangan berat. Karena kondisi jalannya parah luar biasa. Rusak!
Butuh waktu kurang lebih setengah jam dari Mataram untuk bisa sampai ke destinasi wisata ini. ”Harapan masyarakat di sini, pemerintah bisa memperbaiki jalan menuju kawasan wisata ini,” kata Pengelola Bukit Tembere Haerul Warid. (*/r3) Editor : Administrator