LombokPost - Weton, yang seringkali diyakini sebagai penentu karakter dan peruntungan, ternyata memiliki dasar perhitungan matematis yang rumit.
Menurut kutipan dalam Youtube video YouTube KTJ (kisahtanahjawa) perhitungan weton menggunakan rumus yang menggabungkan dua elemen utama: tanggal dan pasaran.
Tanggal mengikuti tujuh hari dalam kalender Masehi (Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu), sedangkan pasaran mengikuti lima hari dalam kalender Jawa (Kliwon, Legi, Pahing, Pon, Wage).
Baca Juga: Menghitung Neptu, Langkah Awal Menentukan Weton
Setiap hari dan pasaran memiliki nilai numerik atau "konstanta" yang telah ditetapkan.
Nilai-nilai ini kemudian dijumlahkan untuk mendapatkan nilai weton.
Berdasarkan perhitungan ini, nilai weton tertinggi ditemukan pada Sabtu Pahing dengan nilai 18, sementara nilai terendah adalah Selasa Wage dengan nilai 7.
Baca Juga: Mengenal Pasaran Jawa, Kunci Kedua dalam Perhitungan Weton
Fungsi dan Arti Weton dalam Kehidupan
Setelah mendapatkan nilai weton, langkah selanjutnya adalah menganalisis fungsi dari angka-angka tersebut. Perhitungan weton dapat digunakan untuk berbagai hal, antara lain:
Mengetahui Karakter: Weton bisa memberikan gambaran watak, kesehatan, dan karier seseorang.
Peruntungan dan Kesialan: Perhitungan ini juga bisa memprediksi peruntungan atau "apes" (kesialan) seseorang.
Jodoh dan Asmara: Weton dapat digunakan untuk mencocokkan pasangan dan memprediksi kecocokan hubungan.
Arah Usaha dan Rumah: Weton juga dipercaya dapat menentukan arah yang baik untuk lokasi usaha atau rumah tinggal.
Dalam sesi ini, menjelaskan salah satu metode prediksi dengan membagi nilai weton dengan angka 5. Sisa dari pembagian ini akan menentukan peruntungan dasar seseorang, yang terbagi menjadi lima kategori.
Sri: Sisa 1, menandakan orang yang mudah disukai, memiliki banyak koneksi, dan rezeki datang dari networking.
Rezeki: Sisa 2, menandakan rezeki yang mudah didapat, bahkan tanpa usaha keras.
Gedong: Sisa 3, menandakan bakat istimewa yang bisa menunjang rezeki. Orang ini memiliki karakter balungan gajah (tulang gajah) yang artinya terlahir sebagai orang kaya atau pemimpin.
Loro: Sisa 4, menandakan cobaan berupa sakit secara fisik maupun batin. Namun, ini adalah jalan untuk mencapai kebahagiaan.
Pati: Sisa 0, yang diartikan sebagai "mati" secara non-fisik, seperti kematian rezeki atau hubungan. Untuk kategori ini, solusi yang disarankan adalah melakukan ruwatan untuk "membuang sial".
Catatan Penting: Weton Bukan Takdir Mutlak
Dalam video menekankan bahwa perhitungan weton bukanlah takdir mutlak.
Meskipun akurasinya mencapai 99 persen, 1 persen sisanya tetap berada di tangan Tuhan. Sesi ini diharapkan menjadi panduan dan rambu-rambu untuk memahami diri sendiri, bukan untuk mempercayainya secara membabi buta.
Tujuannya adalah agar kita dapat mempersiapkan diri menghadapi tantangan hidup dengan lebih baik.
"Ketika terjatuh, bisa mengatasi, dan bisa bangkit kembali lebih tinggi lagi,".
Editor : Pujo Nugroho