LombokPost-Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram memulai pelatihan potong rambut atau barber shop bagi warga. Sebanyak 40 orang yang terbagi dalam dua angkatan mengikuti pelatihan ini.
“Kegiatan ini akan berlangsung selama 10 hari,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram H Rudi Suryawan, Kamis (7/12).
Seperti ide awal, kegiatan ini bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan kerja. Sehingga mereka punya kemampuan membuka pekerjaan secara mandiri dan tidak lagi menjadi pengangguran.
“Kegiatan ini bertujuan menciptakan dan memperluas lapangan kerja bagi masyarakat Kota Mataram,” ujarnya.
Secara khusus kegiatan ini didesain menyasar kelompok masyarakat yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem dan pengangguran. Rudi menargetkan pada tahun 2024 ketika dilakukan pendataan, jumlah kemiskinan ekstrem terus berkurang.
“Sehingga angka pengangguran dan kemiskinan ekstrem terus berkurang setiap tahunnya,” harapnya.
Untuk menjamin peserta pelatihan bisa langsung bekerja, Dinas Tenaga Kerja menyiapkan seperangkat peralatan barber shop. “Jadi selain kita berikan pelatihan sehingga mereka punya keterampilan, mereka juga akan diberikan peralatan mencukur sehingga bisa langsung membuka usaha barber shop,” ujarnya.
Sebelumnya, peserta pelatihan telah mengikuti serangkaikan proses pendaftaran dan seleksi. Mereka dapat mendaftar secara online maupun offline.
Peserta yang dinyatakan lulus administrasi selanjutnya mengikuti serangkaian tes. Pada akhirnya, dari ratusan pendaftar, yang dinyatakan berhak mengikuti pelatihan sebanyak 40 orang.
Mereka yang dinyatakan berhak ikut seleksi dipastikan warga kota dengan menunjukkan kepemilikan KTP. “Mereka harus membawa foto copy KTP pada saat seleksi,” tekannya. (zad)
Editor : Kimda Farida