Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kantor Wali Kota Mataram Mulai Dibangun Tahun Depan, Diperkirakan Habiskan Rp 175 Miliar

Lalu Mohammad Zaenudin • Kamis, 20 Juni 2024 | 10:43 WIB
Lalu Alwan Basri . (ZAD/LOMBOK POST)
Lalu Alwan Basri . (ZAD/LOMBOK POST)
LombokPost-Perlahan namun pasti, Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mulai mempersiapkan langkah-langkah membangun kantor wali kota yang baru di tahun 2025.
 
Di tahap awal, sebagai langkah konkret dengan memasukan rencana tersebut dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
 
“Jadi urgensinya bukan masalah anggaran, tetapi kepastian programnya masuk dalam RKPD,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram Lalu Alwan Basri, Rabu (19/6). 
 
Ia menekankan, RKPD harus menjadi langkah awal, sebelum langkah-langkah yang lain dilakukan.
 
“Jadi dari RKPD kita mulai berangkat, percuma ada uang (untuk bangun kantor) tapi tidak masuk dalam RKPD (tidak bisa dieksekusi),” ujarnya. 
 
Rencana pembangunan kantor wali kota yang baru nyatanya saat ini masih di tahap perencanaan.
 
“Kita ingin pastikan prosesnya memang dari bawah sejauh mana (urgensinya) yang melandasi kita mulai membangun,” paparnya. 
 
Hal yang harus ditekankan pula, dasar pertimbangan membangun kantor yang baru. Sekda ingin memastikan didasari kebutuhan yang kuat, bukan sekadar keinginan bermegah-megahan.
 
“Pokoknya, kita pastikan dulu bisa masuk dalam RKPD tahun 2025,” terangnya. 
 
Sementara untuk desain kantor wali kota yang baru, Alwan mengatakan masih akan mengikuti desain awal.
 
Baca Juga: Idul Adha 1445 H, MTXL Axiata Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat
 
“Kita akan gunakan desain yang lama,” ucapnya. 
 
Hanya saja akan dilakukan penyesuaian desain. Sehingga mendapatkan bentuk yang lebih ideal sesuai ketersediaan anggaran.
 
“(Desain yang lama) akan kita redesain, sesuai kebutuhan,” paparnya.
 
Alwan mengatakan, proses pembangunan kantor wali kota akan dilakukan secara bertahap. Tidak serta merta dibangun keseluruhan. 
 
Hal ini sesuai kemampuan keuangan daerah.
 
“Jadi kebutuhan utama (bangunan) apa saja, itu yang akan kita lihat urgensinya,” paparnya. 
 
Secara spesifik, pembangunan di tahap awal tahun 2025 untuk pembangunan empat elemen.
 
Antara lain elemen kantor wali kota, elemen kantor wakil wali kota, elemen kantor sekda, dan elemen kantor sekretariat.
 
“Kalau anggaran kita besar, semua bisa dibangun (tapi kan terbatas), jadi kita bangun yang vital dulu,” ucapnya. 
 
Alwan belum dapat mengungkapkan berapa kebutuhan anggaran untuk mulai membangun empat elemen kantor wali kota.
 
“Nanti kita hitung ulang sesuai kebutuhan dasar bahan saat ini,” ujarnya. 
 
Kantor wali kota yang baru ini rencananya dibangun di kawasan lingkar selatan.
 
Di kawasan tak jauh dari tugu Mataram Metro, pemkot memiliki lahan seluas tiga hektare. 
 
Sumber pembiayaan sepenuhnya dibebankan ke APBD.
 
Pemkot enggan mengambil risiko pembiayaan melalui utang untuk menyukseskan proyek ambisius itu. 
 
Dalam perhitungan awal, pemkot memperkirakan biaya yang dibutuhkan Rp 175 miliar untuk keseluruhan elemen bangunan.
 
Namun saat ini perkiraan kebutuhan diprediksi naik akibat penyesuaian harga material terbaru.
 
Sebelumnya, Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan tengah mencari peluang agar pembangunan kantor dapat disupport pemerintah pusat.
 
“Rencana pembangunan kantor baru tetap kita usahakan dan perjuangkan, tapi karena ini butuh biaya besar jadi kita harus minta bantuan pemerintah pusat,” katanya. (zad/r3)
Editor : Kimda Farida
#Mataram #pemkot