LombokPost-Sebagian eks Bandara Selaparang bakal dikelola Pemkot Mataram.
Hal itu sudah mendapatkan lampu hijau dari PT Angkasa Pura selaku pemilik lahan.
Rencananya, lahan tersebut akan dijadikan sebagai tempat sentra kuliner.
”Kita upayakan bagian depan eks bandara selaparang kita jadikan sebagai tempat sentra UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah),” kata Asisten I Setda Kota Mataram H Lalu Martawang.
Pemkot sudah melakukan pertemuan dengan PT Angkasa Pura dan mendapat respons positif.
”Alhamdulillah, respon pihak Angkasa Pura cukup bagus. Mendukung upaya kami mengembangkan sentra UMKM,” ujarnya.
Tujuan dijadikan sentra UMKM agar pelaku usaha di Mataram semakin berkembang. Dapat meningkatan perekonomian masyarakat.
”Kalau sekarang lahan itu tidak dimanfaatkan produktif,” kata dia.
Jika dimanfaatkan, lahan tersebut tidak akan lagi gelap gulita.
Bakal lebih terawat dan bersih.
”Kita akan kembangkan agar lahan itu memiliki manfaat besar juga untuk masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, letak lahan itu sangat strategis. Berada diujung utara Jalan Udayana.
“Saat ini, Jalan Udayana terus dikembangkan sebagai tempat wisata baru masyarakat. Jika diperlebar lagi ke arah utara atau di lahan Eks Bandara Selaparang dapat dijadikan sebagai tempat kuliner dan tongkrongan baru,” ungkapnya.
Kawasan itu cocok dijadikan tempat rekreasi, berkumpul dengan keluarga, tempat edukasi.
”Kalau kita bisa kembangkan, banyak manfaatnya,” kata dia.
Pemkot Mataram terus berbenah. Terutama memberikan ruang terbuka bagi masyarakat yang aman dan nyaman.
”Paling tidak akan menjadi pusat keramaian baru, jika kita berjalan bersama mengembangkan kawasan itu,” harapnya.
Martawang mengatakan, pembahasan lebih lanjut dengan pihak PT Angkasa Pura akan dilakukan setelah event MXGP digelar.
”Kita akan bertemu lagi nanti setelah pelaksanaan MXGP. Kami ingin setelah pelaksanaan event itu perekonomian di kawasan itu bisa tetap hidup,” kata Martawang.
Humas PT Angkasa Pura I Lomok Arif Haryanto mendukung upaya Pemkot Mataram ingin mengembangkan kawasan tersebut. Yang penting dapat digunakan untuk peningkatan ekonomi masyarakat.
”Selama kegiatannya positif pasti didukung,” kata Arif.
Namun, perusahaan plat merah itu akan menggelar pertemuan lanjutan untuk membahas rencana pengembangan.
“Kita tunggu saja seperti apa keputusan. Kalau saya sih, mendukung,” ucapnya.
Menurutnya, jika dikembangkan Pemkot Mataram dapat menciptakan tempat keramaian baru.
”Banyak manfaatnya juga untuk masyarakat,” ujarnya.
Bahkan saat itu, Pemkot Mataram sudah menyiapkan anggaran dan desain untuk menjadi Eks Bandara Selaparang sebagai tempat kuliner.
Terlebih lagi lokasi aset tersebut berada di tempat yang strategis.
”Kawasan disitu kan berdekatan dengan Jalan Udayana. Yang sekarang semakin berkembang sebagai tempat rekreasi dan wisata masyarakat,” ungkapnya. (arl/zad/r3)
Editor : Kimda Farida