Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tender Revitalisasi Selesai, Proyek Pantai Ampenan Dikerjakan Pekan Depan

Galih Mega Putra S • Minggu, 14 Juli 2024 | 09:00 WIB
BAKAL DIREVITALISASI: Sejumlah lapak berjejer di Pantai Ampenan, beberapa waktu lalu. Tempat tersebut menjadi tempat favorit pengunjung melihat sunset saat sore hari. (DOK LOMBOK POST)
BAKAL DIREVITALISASI: Sejumlah lapak berjejer di Pantai Ampenan, beberapa waktu lalu. Tempat tersebut menjadi tempat favorit pengunjung melihat sunset saat sore hari. (DOK LOMBOK POST)

LombokPost-Tender revitalisasi Pantai Ampenan selesai. Kini tinggal menjalankan pembangunan fisik.

”Senin ini (15/7) kita mulai pengerjaannya,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram Cahya Samudra.

Saat ini, pihaknya masih mensosialisasikan ke masyarakat mengenai pengerjaan revitalisasi kawasan wisata Pantai Ampenan.

Terutama menyentuh masyarakat sekitar yang memiliki kepentingan.

Seperti, pedagang kaki lima (PKL), warga sekitar yang berada di kawasan pantai.

”Kami sudah berkoordinasi dengan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) dengan melibatkan TNI/Polri untuk memberikan sosialisasi secara langsung,” ujarnya.

Cahya mengklaim warga dan pedagang sudah setuju dan mendukung pemerintah untuk merevitalisasi pantai tersebut. Karena, penataannya akan dilakukan lebih rapi.

”Sementara untuk kegiatan ini kami pindah secara bertahap ke bagian selatan . Nanti juga disesuaikan dengan lokasi,” terangnya.

Total anggaran pembangunan Pantai Ampenan mencapai Rp 4,5 miliar.

Sumbernya dari Kementerian Pariwisata.

Pada revitalisasi tersebut akan dilaksanakan tiga tahap pembangunan. Diantaranya, penataan lapak pedagang, pembangunan amphiteater, dan penguatan fasilitas mitigasi bencana.

”Penataan pedagang itu nanti kita tempatkan 17 berugak. Fungsi amphitheater tersebut nanti untuk tempat pertunjukan seni dan budaya dengan kapasitas 1.000 orang,” terangnya.

Sedangkan, penyiapan mitigasi bencana sebagai bentuk standarisasi dari pusat.

Tujuannya, agar masyarakat tetap aman dan nyaman ketika berkunjung ke kawasan tersebut.

”Kawasan ini juga kan berada di pinggir pantai, tercatat juga sebagai titik rawan abrasi, gelombang pasang, dan tsunami. Jadi harus kita siapkan sejak dini mitigasi bencana,” ujarnya.

Anggaran penyiapan mitigas bencana itu disiapkan dari dana Rp 4,5 miliar. ”Kita anggarkan Rp 200 juta untuk penganggaran mitigasi bencana,” bebernya.

Berdasarkan kontrak, pembangunan Pantai Ampenan harus selesai dikerjakan hingga Desember. Setelah selesai akan diserahkan ke Pokdarwis Pantai Ampenan.

”Tujuannya agar bisa dikelola maksimal,” ungkapnya.

Menurutnya, penataan Pantai Ampenan ini akan dibuat jauh lebih bagus. Jauh lebih rapi dibanding yang ada saat ini.

”Pantai Ampenan ini bakal menjadi destinasi wisata yang favorit dikunjungi masyarakat nantinya,” harap Cahya. (arl/r3)

Editor : Kimda Farida
#Ampenan #pantai