Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pertama di NTB, RS Kota Mataram Luncurkan Program Wisata Medis dalam Medical Tourism Board

Lalu Mohammad Zaenudin • Senin, 12 Agustus 2024 | 10:25 WIB
SIMBOLIK: Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, didampingi Sekda Kota Mataram Lalu Alwan Basri, Direktur RS Ruslan dr Hj Eka Nurhayati, memukul gong sebagai tanda secara resmi program MMTB diluncurkan.
SIMBOLIK: Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, didampingi Sekda Kota Mataram Lalu Alwan Basri, Direktur RS Ruslan dr Hj Eka Nurhayati, memukul gong sebagai tanda secara resmi program MMTB diluncurkan.

LombokPost-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram atau populer juga disebut dengan nama Rumah Sakit (RS) Ruslan secara resmi melauncing Mataram Medical Tourism Board (MMTB).

Sebuah inovasi baru dari rumah sakit kebanggaan Kota Mataram ini untuk menghadirkan layanan kesehatan yang terintegrasi dengan wisata.

Peluncuran inovasi ini dirangkai dengan acara MMTB Run, dance, hiburan, hingga pembagiaan doorprize. Sekitar 1.200 warga terlibat dalam kemeriahan seluruh acara.

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inovasi yang terus dihadirkan RS Ruslan. “Saya berharap integrasi antara ekosistem wisata dan industri kesehatan ini dapat mengadirkan kemudahan,” ucap Mohan, Minggu (11/8).

Setiap orang, terutama yang berasal dari luar daerah yang datang untuk menggunakan layanan kesehatan di RS Ruslan dapat menikmati keindahan Kota Mataram.

Begitu pula sebaliknya, bagi wisatawan dapat mengakses berbagai layanan kesehatan terbaik yang ada di RS Ruslan.

Kebanggaan diungkapkan Mohan dengan menyebut MMTB ini sebagai yang pertama di NTB.

“Ini adalah program pertama di NTB yang mengintegrasikan layanan kesehatan dan wisata,” ucapnya.

Pujian juga datang dari Wakil Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB Dewantoro Umbu Joka.

Pihaknya menyatakan kesiapan mendukung program yang dapat meningkatkan sektor wisata di NTB.

“MMTB merupakan satu cara inovatif dan maju, serta responsif. Di mana program ini menawarkan paket berobat sambil berwisata,” paparnya.

Sebagai contoh, program bayi tabung yang sesaat lagi diluncurkan RS Ruslan.

Program ini besar kemungkinan akan mendatangkan suami istri dari luar daerah yang ingin memiliki buah hati.

Maka selama berada di Kota Mataram untuk mengikuti program RS Ruslan ini, mereka dapat menginap di hotel-hotel di Kota Mataram.

Sembari itu, mengunjungi berbagai lokasi wisata di waktu senggang mengikuti program bayi tabung.

“Mereka juga dapat menginap di hotel-hotel yang berlokasi di Kota Mataram untuk memudahkan akses mengikuti program,” paparnya.

Direktur RS Ruslan dr Hj Eka Nurhayati mengatakan, program ini dirancang untuk menarik wisatawan dengan menyediakan layanan kesehatan berkualitas.

“Layanan kesehatan terintegrasi dengan pengalaman wisata yang menarik,” paparnya.

Saat ini, RS Ruslan menjadi satu-satunya rumah sakit di NTB yang telah terakreditasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sebagai penyelenggara wisata medis.

“Tentu ini menjadi kebanggaan bagi kami untuk menjadi pelopor di NTB,” ucapnya.

Di samping itu, peluncuran program ini didedikasikan mendukung program pemerintah daerah.

“Kami terus berupaya mewujudkan visi pemerintah dengan menyediakan wadah yang mendukung wisata,” paparnya.

Doker Eka memaparkan, RS Ruslan memiliki sejumlah program yang dapat mendukung MMTB. Antara lain layanan unggulan call center dan konsultasi 24 jam; layanan fast track tanpa antrean; hingga rekomendasi lengkap pelayanan kesehatan dan wisata.

MMTB juga membantu dalam pengaturan administrasi dan akomodasi pasien. Sehingga mereka dapat menikmati liburan sekaligus mendapatkan perawatan medis dengan biaya terjangkau.

“Kami juga akan mengambil peran aktif dalam mempromosikan wisata di Kota Mataram,” tegas Ketua PERSI NTB ini.

Pihaknya telah membangun kolaborasi dengan sejumlah pihak untuk menyukseskan MMTB dengan sektor publik dan swasta. Antara lain, Dekranasda Kota Mataram, PERSI Wilayah NTB, pelaku wisata seperti ASITA, PHRI, MASATA, Gojek, Grab, dan influencer.

Peluncuran program semakin istimewa karena masih dalam rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Mataram ke 31.

ENERGI: Peserta MMTB Run berlari usai dilepas Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana didampingi Direktur RS Ruslan dr Hj Eka Nurhayati, kemarin (11/8).
ENERGI: Peserta MMTB Run berlari usai dilepas Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana didampingi Direktur RS Ruslan dr Hj Eka Nurhayati, kemarin (11/8).

Event MMTB Run

Sementara itu, event MMTB run sebagai rangkaian dari peluncuran program MMTB diikuti 1.200 peserta.

Berasal dari  berbagai kalangan antara lain komunitas olah raga, pekerja kantoran, pekerja swasta, pelajar, hingga masyarakat umum.

Start lari dari depan lapangan Sangkareang dan dilepas Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana pada pukul 07.00 WITA.

Melewati rute sekitar lima kilometer dengan melintasi sejumlah ruas jalan antara lain jalan Pejanggik, WR Supratman, Catur Warga, dan kembali lagi ke Jalan Pejanggik.

Sebanyak 300 pelari yang sampai garis finish pertama diberikan medali.

“Rute lari juga menggambarkan keindahan dan keasrian Kota Mataram,” kata Dokter Eka.  (zad/r3/ADV)

Editor : Kimda Farida
#Mataram #RSUD