LombokPost-Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sudah membentuk tim untuk percepatan pengelolaan Eks Bandara Selaparang.
Mulai dari percepatan administrasi penandatangan perjanjian kerjasama dan perbaikan kawasan.
Pemkot Mataram sudah dipastikan mengelola Eks Bandara Selaparang.
Sebab, sudah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan pemilik lahan PT Angkasa Pura.
“Kalau kami sudah siapkan anggaran untuk perbaikan. Mulai diperbaiki tahun depan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Lale Widiahning.
Anggarannya sudah dimasukkan dalam pembahasan APBD murni tahun 2025. Itu sudah diketok.
”Jumlahnya Rp 200 juta,” kata dia.
Anggaran itu untuk perbaikan sejumlah item. Seperti, perbaikan toilet, pagar, dan taman di kawasan itu.
”Yang urgen saat ini, kita perlu perbaiki toilet dulu. Nanti akan berlanjut ke titik yang lain,” terangnya.
Pihaknya sudah melakukan pengecekan lapangan. Dari segi konstruksi masih dianggap layak.
”Hanya saja perlu penataan bagian plafon, pintu, dan menggati kloset yang hilang,” kata dia.
Selain itu perlu dilakukan perbaikan terhadap pengeboran air bersih.
Rencananya, akan menggunakan sumur bor. ”Kalau gunakan air PDAM tentu akan dikenakan retribusi. Itu bisa menambah biaya,” jelasnya.
Lale sudah berkoordinasi dengan Sekda Kota Mataram Lalu Alwan Basri yang juga selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Jika anggaran Rp 200 juta itu kurang nanti bakal diambilkan dari program kegiatan lain.
”Artinya, Pemkot Mataram sudah berkomitmen mengelola tempat itu,” kata dia.
Menurutnya, Eks Bandara Selaparang sangat representatif untuk dijadikan sebagai tempat berbagai macam kegiatan.
“Rencananya juga nanti akan dijadikan sebagai tempat kegiatan Khazanah Ramadan,” bebernya.
Sekda Kota Mataram Lalu Alwan Basri mengatakan, Pemkot Mataram sudah sejak awal ingin memanfaatkan aset milik PT Angkasa Pura itu.
Saat ini sedang disusun PKS dengan perusahaan plat merah tersebut.
”Dalam waktu dekat PKS-nya sudah bisa ditandatangani bersama,” kata Alwan.
Bentuk komitmen itu sudah ditunjukkan Pemkot Mataram.
Kawasan iu sudah dibersihkan.
”Kita perbaiki satu per satu. Dipertanggungjawabkan ke OPD teknis. Terakhir, lampu sudah diperbaiki. Sekarang fasilitas umum yang perlu kita atensi,” kata dia.
Alwan lahan tersebut memiliki banyak manfaat. Terutama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama pelaku UMKM.
“Semoga saja bisa terwujud,” harapnya. (arl/r3)
Editor : Kimda Farida