LombokPost-Pengerjaan proyek di Pantai Ampenan dipastikan bisa selesai tepat waktu. Proyek yang menghabiskan anggaran Rp 4,5 miliar berakhir 21 Desember mendatang.
"Sebelum tanggal masa kontrak kerja berakhir, pekerjaan sudah selesai dikerjakan. Sekarang tinggal finishing," kata Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Mataram Cahya Samudra.
Pada proyek itu ada tiga item yang dikerjakan. Yakni, pembuatan 32 lapak pedagang, plaza dengan menempatkan tujuh gazebo atau berugak, dan pembangunan amphiteater.
"Kalau pengerjaan lapak dan gazebo sudah selesai. Pengerjaannya itu tidak terlalu sulit," kata dia.
Item pekerjaan yang cukup berat hanya pembangunan amphiteater. Sebab proses pengerjaannya terkendala hujan. "Itu mengakibatkan pengerjaan agak sedikit lambat," jelasnya.
Tetapi setelah berkoordinasi dengan konsultan pengawas dan tim pendampingan dari kejaksaan dan kepolisian, pekerja diminta lembur untuk bekerja. Sehingga, pengerjaannya bisa selesai tepat waktu.
"Sekarang hasil pengerjaan sudah mencapai 90 persen lebih. Tinggal dilakukan pengecatan saja," jelas Cahya.
Amphiteater tersebut merupakan bagian utama dari revitalisasi. Tempat tersebut bakal dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung kegiatan seni dan budaya lokal. "Tempatnya itu berada di pinggir pantai dengan view sunset," kata dia.
Tempat tersebut bakal menjadi salah satu primadona di Mataram. Sebab, disitu bakal bisa dijadikan sebagai tempat pertunjukan budaya. "Itu kapasitasnya 1.000 orang. Saya yakin jika intens menggelar kegiatan dapat menarik wisatawan asing," harapnya.
Disitu dapat dijadikan sebagai ruang kreatif masyarakat. Seperti, berbagai festival budaya, pameran, gelasan seni, dan aktivitas masyarakat lainnya. "Melalui kegiatan itu bisa menghidupkan kembali Kota Tua Ampenan," ungkapnya.
Dispar Kota Mataram sudah menyiapkan sejumlah kegiatan di tempat tersebut. Tujuannya supaya tempat tersebut lebih hidup. "Ada beberapa event di tempat itu, sudah dimasukkan dalam kalender event tahun 2005," kata dia. (arl/r3)
Editor : Redaksi Lombok Post