Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemkot Fokus Tangani Bencana, Tahun Baru di Kota Mataram Tak Ada Hiburan Rakyat

nur cahaya • Rabu, 25 Desember 2024 | 21:03 WIB

 

TAK ADA HIBURAN: Sejumlah masyarakat menyaksikan pesta kembang api pada perayaan tahun baru 2024 lalu.
TAK ADA HIBURAN: Sejumlah masyarakat menyaksikan pesta kembang api pada perayaan tahun baru 2024 lalu.
 

LombokPost-Perayaan Tahun Baru 2025 di Kota Mataram bakal tak semeriah tahun sebelumnya. Sebab, Kota Mataram tidak akan mengadakan perayaan.

"Sudah ada kata sepakat tidak menggelar acara. Termasuk hiburan rakyat," kata Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang.

Mengingat saat menjelang tahun baru diprediksi bakal muncul cuaca ekstrem. Seperti hujan lebat dengan intensitas tinggi dan berdurasi cukup lama.

"Kita tidak menyelenggarakan acara guna mengurangi resiko," kata dia.

Pemkot Mataram lebih fokus mengantisipasi penanganan bencana. Sebab, itu menjadi pelayanan dan melindungi masyarakat.

"Jangan sampai kita senang-senang dengan perayaan sementara ada masyarakat kita yang lain masih tidak tenang akibat dari cuaca ekstrem," ujarnya.

Jika masyarakat ingin merayakan tahun baru dipersilakan. Tetapi, harus tetap waspada dengan cuaca ekstrem.

"Tidak ada masalah jika masyarakat merayakan tahun baru bersama keluarga," ujarnya.

Yang paling terpenting harus tetap sama-sama menjaga kondusivitas. Agar Kota Mataram tetap Harum.

"Perayaan malam pergantian tahun baru akan penuh pembakaran mercon. Masyarakat harus tetap hati-hati," kata dia.

Bila perlu pada malam pergantian tahun baru harus diisi dengan ibadah.

"Semoga pada tahun 2025 ini semua menjadi lebih baik," harapnya.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Mataram Cahya Samudra mengatakan, sudah ada kesepakatan Kota Mataram tidak akan menyiapkan pesta saat penyambutan tahun baru 2025. "Tidak ada acara seremonial maupun dan hiburan," kata Cahya.

Kendati demikian, tempat atau kawasan wisata tetap dibuka. Tetapi, masyarakat yang ingin merayakan di kawasan wisata, harus tetap waspada.

"Jika ada angin kencang atau hujan yang lebat lebih baik menyelenggarakan perayaan di rumah saja," ujarnya.

Untuk pegamanan di kawasan pariwisata, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait. Seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Nanti juga dibantu Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata)," ujarnya.

Dipastikan, seluruh kawasan wisata di Kota Mataram bakal aman dikunjungi.

"Kita sudah petakan kerawanan di kawasan wisata. Jika terjadi cuaca ekstrem tim sudah siaga," tandasnya. (arl/r3)

Editor : Marthadi
#perayaan #Hiburan #masyarakat #rakyat #Mataram #tahun baru #Cuaca Ekstrem