LombokPost-Sebuah langkah penting telah diambil untuk memperkuat dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan di Kota Mataram.
Bertempat di Aula Poltekes Kemenkes Mataram, Dinas Kesehatan Kota Mataram dan Poltekes Kemenkes Mataram resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
Acara ini berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr H Emirald Isfihan, MARS, MH, CMC, FISQua, dan Direktur Poltekes Kemenkes Mataram, Dr dr Yopi Harwinanda, MKes, bersama seluruh pejabat dari kedua institusi serta para Kepala Puskesmas se Kota Mataram.
“MoU ini mencakup tiga aspek strategis, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, yang bertujuan untuk membentuk sinergi antara dunia akademik dan praktik lapangan di bidang kesehatan,” terang Dokter Emir, Kamis (9/1).
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghasilkan alumni tenaga kesehatan yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan dunia kesehatan modern. “Kita hidup di era yang terus berkembang. Pelayanan kesehatan menuntut profesionalisme dan inovasi yang berlandaskan penelitian serta praktik terbaik, “ paparnya.
Oleh karena itu, Dokter Emir mengatakan kerja sama ini menjadi landasan kuat melahirkan tenaga kesehatan berkualitas.
“Yang dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kota Mataram,” imbuhnya.
Senada disampaikan oleh Dr dr Yopi Harwinanda. Ia menekankan sinergi ini memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa Poltekes Kemenkes Mataram.
“Selain itu ruang kontribusi nyata kepada masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Kota Mataram,” katanya.
Selain penandatanganan kerja sama, acara ini juga menjadi ajang diskusi antar Kepala Puskesmas dan para pejabat institusi untuk mengoptimalkan implementasi di tingkat praktik.
Mereka berbagi visi untuk membangun sistem kesehatan yang tidak hanya fokus pada penanganan penyakit tetapi juga pencegahan dan promosi kesehatan.
Baca Juga: Agus Sempat Menolak Saat Ditahan dan Ancam Bunuh Diri, JPU Segera Limpahkan Perkaranya ke Pengadilan
Kerja sama profesional ini diharapkan tercipta lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis.
“Kemudian juga memiliki kompetensi teknis serta keterampilan sosial dalam mendukung pelayanan kesehatan yang inklusif dan merata,” tekannya.
Selanjutnya, kerja sama ini mempertegas komitmen kedua institusi menjadikan Kota Mataram sebagai pionir dalam pengembangan tenaga kesehatan berdaya saing nasional dan internasional.
Langkah besar ini merupakan bukti nyata bahwa pendidikan dan kesehatan adalah dua sisi mata uang yang saling mendukung.
Pada akhirnya kerja sama ini diharapkan sebagai bagian dari ikhtiar nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Mataram. “Semoga tujuan ini semakin mendekati kenyataan,” pungkasnya. (zad/r3)
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post