LombokPost-Pusat Kerajinan Mataram atau Mataram Craft Center (MCC) mulai lengang dalam beberapa waktu terakhir.
Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM (Disperinkop UKM) Kota Mataram tengah menggodok konsep baru untuk mengubahnya menjadi Mataram Creative Center (MCC), pusat kreativitas yang lebih dinamis.
Bersamaan dengan transformasi ini, retribusi sewa toko naik signifikan, dari Rp 4 juta menjadi Rp 12 juta per tahun.
Kepala Disprinkop UKM Kota Mataram M Ramadhani menjelaskan, perubahan ini bertujuan menghidupkan kembali fungsi pusat kerajinan yang selama ini kurang optimal.
“Selama ini, wisatawan lebih memilih langsung ke sentra industri mutiara di Sekarbela. Pusat Kerajinan lebih sering sepi, hanya jadi etalase,” kata Ramadhani.
Dengan konsep baru MCC, Ramadhani berharap tempat ini menjadi wadah bagi beragam pelaku UMKM, tidak hanya perajin mutiara, tetapi juga seni lukis, rajut, kerajinan batok kelapa, dan berbagai produk kreatif lainnya.
“Kami ingin MCC jadi ruang interaksi dan kolaborasi bagi para pelaku UMKM dan masyarakat umum,” tambahnya.
Kenaikan retribusi sewa menjadi Rp 12 juta per unit toko per tahun bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menyesuaikan dengan nilai pasar.
BPK menilai harga sewa sebelumnya, Rp 4 juta, sudah tidak relevan karena harga ruko di sekitar Pagesangan sudah di atas Rp 30 juta.
Dengan kenaikan ini, target capaian PAD dari ruko tersebut meningkat dari Rp 50 juta menjadi Rp 150 juta per tahun.
Kenaikan ini menuai keberatan dari beberapa penyewa. Namun, Ramadhani menegaskan pihaknya hanya menjalankan peraturan daerah.
“Kami mengerti ada keberatan, silakan ajukan penyesuaian harga ke BKD,” katanya.
Ramadhani juga menyampaikan bahwa seluruh toko saat ini sudah tersewa.
Namun, bagi penyewa yang tidak membayar retribusi, unit toko akan dialihkan untuk usaha lain, seperti kedai kopi.
"Yang utama adalah bagaimana industri mutiara dan UMKM lain di Mataram bisa berkembang. MCC diharapkan jadi ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri kreatif di kota ini," pungkasnya.
Transformasi MCC ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing UMKM Mataram dan menjadikan kota ini destinasi wisata kreatif. (chi/r7)
Editor : Kimda Farida