LombokPost-Peresmian kawasan Eks Pelabuhan Ampenan di Kota Mataram kembali ditunda. Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Cahya Samudra mengatakan, penundaan bukan karena kendala teknis, melainkan penyesuaian agenda kepala daerah.
"Ya, karena ada kegiatan retret Pak Wali, akhirnya ditunda," katanya, Selasa (4/3).
Awalnya, kawasan wisata unggulan ini dijadwalkan diresmikan pada pekan kedua Februari. Sejumlah acara telah disiapkan untuk meramaikan momen tersebut. Namun, karena muncul agenda retret, peresmian harus dijadwalkan ulang.
Cahya menyebut peresmian akan dilakukan setelah Lebaran Ketupat yang berlangsung sepekan setelah Idul Fitri. "Awal April, setelah Lebaran Ketupat," ujarnya.
Ia menegaskan, penundaan ini tidak terkait dengan efisiensi anggaran yang diamanatkan pemerintah pusat. Saat ditanya kemungkinan peresmian digabung dengan perayaan Lebaran Ketupat, Cahya memastikan kedua acara memiliki konsep yang berbeda.
"Kalau puncak perayaan Lebaran Ketupat, kan, lokasinya sudah ditentukan di Taman Loang Baloq dan Makam Bintaro," terangnya.
Menurutnya, tidak ada kendala teknis dalam peresmian. Semua persiapan telah rampung, dan penundaan semata-mata karena penyesuaian jadwal. "Masalahnya murni pada penentuan waktu yang harus disesuaikan dengan agenda lain," tegasnya.
Cahya berharap penundaan ini membuat peresmian berjalan maksimal. "Kami ingin saat launching nanti, kawasan ini benar-benar siap dan menjadi ikon wisata baru Kota Mataram," katanya optimistis.
Penundaan diharapkan tidak mengurangi antusiasme masyarakat. Justru, dengan penataan yang lebih matang, kawasan ini diharapkan semakin menarik minat wisatawan dan berdampak positif pada perekonomian lokal.
Sebelumnya, Wali Kota Mataram Mohan Roliskana telah meminta Dinas Pariwisata menyiapkan segala hal yang diperlukan agar peresmian berjalan lancar. Kawasan yang ditata dengan anggaran Rp 4,5 miliar ini digadang-gadang menjadi destinasi unggulan.
"Kami ingin memastikan semuanya benar-benar rapi dulu," tegas Mohan.
Sejak ditata, Eks Pelabuhan Ampenan menjadi daya tarik wisata baru. Pantai di ujung barat Kota Mataram ini ramai dikunjungi setiap hari.
Penataan baru yang menonjolkan tata ruang membuat wisatawan berdatangan untuk menikmati suasana. Antusiasme diyakini akan semakin meningkat jika event di mini amfiteater digelar secara rutin. (zad/r7)
Editor : Akbar Sirinawa